riau24 Pekanbaru Mulai 'Diserang' DBD, Sudah ada Korban Jiwa | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pekanbaru Mulai 'Diserang' DBD, Sudah ada Korban Jiwa

0
Waspadai DBD ini Mulai 'Serang' Pekanbaru
Berita Riau -  Pekanbaru Mulai 'Diserang' DBD, Sudah ada Korban Jiwa
Pekanbaru, Riau24.com - Wabah penyakit DBD di Kota Pekanbaru, saat ini mulai 'menyerang' pasca peralihannya musim kemarau ke musim hujan. Maka, seharusnya diwaspadai masyarakat dan juga diantisipasi dengan kepedulianya oleh instansi terkait.
 
Demikian disampaikan H Fatullah kepada wartawan, Kamis (26/11). Anggota DPRD Kota Pekanbaru ini mengatakan, wabah dari DBD ini telah ada menjadi korban jiwa. Nasib itu, dialami seorang bocah usia 6 tahun yang bernama Richi Ramadhan, berkediaman di Jalan Tanjung Uban.
 
"Sudah ada, meninggalkan dunia diakibat penyakit DBD ini. Dimana seorang bocah usia 6 tahun yang bernama Richi Ramadhan. Yang
berkediaman Jalan Tanjung Uban di Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh. Korban itu meninggal dunia di rumah sakit Santa Maria, Rabu kemarin," katanya.
 
Atas musibah ini diharap Fatullah pada instansi terkait itu lebih aktif mengambil tindakan yang secara prefentif tujuan akan pencegahan berjatuh korban DBD. Namun ujar Fatullah, sangat disayangkan dari kenirja Diskes Pekanbaru saat ini tidak tanggap peralihan musim.
 
"Seharusnya, Diskes Pekanbaru sebelum musim penyakit demam berdarah ini melanda masyarakat tersebut ada antispasi. Karena ini musim peralihan dari kemarau itu ke hujan. Tindakan dilakukan bisa itu seperti sosialisasi bahaya DBD pada masyarakat," kata Fatullah.
 
Diskes Pekanbaru tidak bekerja secara maksimal, mana ada yang terlihat kegiatan fogging terjadwal di setiap kelurahan. Kalau kinerja Diskes berjalan secara maksimal dan tanggap. Maka dipastikan itu bahaya penyakit DBD diantisipasi atau dapat diminimalisir.
 
Karena sambung Fatullah, hanya terlihat itu organisasi masyarakat yang berinisiatif lakukan fogging. Parahnya, ketika ada masyarakat ingin meminjam peralatan fogging ke Diskes Pekanbaru itu terkesan mempersulit dan aturanya dibuat berbelit-belit meminjam alat.
 
Kepada masyarakat, Fatullah ini berharap menjaga kebersihannya lingkungan dan aktifkan kegiatan gotong royong di masyarakat. "Ini yang harus dipahami masyarakat dalam mencegah mewabah DBD di pemukiman tersebut. Artinya ini dilakukan antisipasi dini," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru