riau24 Tahun 2015 Terpanas dalam Sejarah | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Tahun 2015 Terpanas dalam Sejarah

1
WMO mengatakan suhu rata-rata bumi tahun ini lebih tinggi satu derajat celcius ketimbang era praindustri. (Thinkstock)
Berita Riau -  Tahun 2015 Terpanas dalam Sejarah
Jakarta, Riau24.com - Pemanasan global akibat aktivitas manusia, ditambah iklim kering El Nino di kawasan Pasifik yang melanda bumi nampaknya menjadikan tahun 2015 sebagai yang terpanas, menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Dilansir oleh Telegraph pada Kamis (26/11/2015), WMO mengatakan suhu rata-rata bumi tahun ini lebih tinggi satu derajat celcius ketimbang era praindustri. Perubahan suhu tersebut tak pelak merupakan kabar buruk bagi planet ini.

Berdasarkan analisis lima tahunan, tahun 2011-2015 adalah periode yang terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah, dengan segala peristiwa cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.
“Kondisi iklim global tahun 2015 akan jadi bersejarah karena beberapa hal,” kata Sekretaris Jenderal WMO, Michael Jarraud. “Tingkat gas rumah kaca di atmosfer telah mencapai rekor baru. Di belahan bumi utara pada musim semi tahun ini, konsentrasi rata-rata global tiga bulanan karbon dioksida melewati batas 400 ppm untuk pertama kalinya."

"Dengan suhu permukaan laut yang juga berada di tingkat tertinggi yang pernah ada, tahun 2015 nampaknya merupakan tahun terpanas dalam sejarah. Suhu bumi mungkin akan melewati satu derajat celcius,” ia menambahkan.

Jarraud menambahkan bahwa iklim El Nino yang dahsyat tahun ini lah yang memicu panas tak terkira pada Oktober lalu, dan kini tengah mempengaruhi pola cuaca di berbagai belahan bumi.

"Keseluruhan dampak El Nino diperkirakan akan berlanjut sampai 2016," ujarnya.

Peringatan WMO muncul menjelang Konferensi Perubahan Iklim PBB pada akhir bulan ini. Di Paris, Perancis, nanti para pemimpin dunia bakal menyepakati langkah-langkah terkait peningkatan suhu bumi.

Dalam pernyataan WMO untuk pertemuan tingkat global itu, Jarraud mendesak pemerintah dunia untuk bertindak mengatasi perubahan iklim.

"Emisi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim dapat dikontrol. Kita punya pengetahuan dan alat untuk melakukannya. Kita punya pilihan, tetapi generasi penerus tidak,” Jarraud menegaskan. 

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 11:46 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru