riau24 Din Syamsudin : Kasus Novanto itu Diusut Tuntas, Isunya Jangan Teralihkan !!! | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Din Syamsudin : Kasus Novanto itu Diusut Tuntas, Isunya Jangan Teralihkan !!!

1
Din Syamsudin
Berita Riau -  Din Syamsudin : Kasus Novanto itu Diusut Tuntas, Isunya Jangan Teralihkan !!!
 
Jakarta, Riau24.com - Kasus Setya Novanto masih bergulir di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan menuai perhatian luas dari masyarakat. Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin berpesan agar kasus itu harus diusut tuntas.
 
"Jangan sampai dibelokkan fokus pada substansi bahwa ada kasus ketua DPR bertemu direktur sebuah perusahan asing, kemudian ada percakapan (yang diduga mencatut nama Presiden dan Wapres serta permintaan saham -red)," ujar Din kepada wartawan di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015).
 
"Tinggal selesaikan saja betul tidak ada pertemuan, kalau tidak salah sudah diakui (Novanto mengakui adanya pertemuan itu -red). Betul nggak ada dialog, betul nggak ada permintaan saham dan nama presiden?" tanya Din.
 
Mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu menilai tidak dibenarkan pejabat negara seperti ketua DPR bertemu pengusaha di luar, lalu membahas hal-hal yang ditujukan untuk kepentingan sendiria atau kelompoknya.
 
Din menyarankan, selayaknya pejabat negara menerima tamu itu di dalam kantor, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Apalagi berbicara dalam konteks  kepentingan negara.
 
"Harus ditradisikan silakan datang ke kantor, kalau ada aspirasi dari negara asing atau perusahaan asing. Kalau ke luar kantor kemudian berbicara seperti itu sementara ada persoalan, ini kan membuka dugaan," ucap Din.
 
Sebagaimana diketahui, dugaan pelanggaran etik Novanto sebagai anggota dewan dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said. Novanto dalam pertemuan dengan pengusaha Reza Chalid dan Presdir PT Freeport pada Juni 2015, menjanjikan penyelesaian kontrak PT Freeport.
 
Novanto juga dilaporkan Sudirman mencatut nama Presiden dan Wapres sambil meminta saham 20 persen. Saham juga dimintakan Nonvato untuk dirinya sebesar 49 persen untuk ajakan investasi Freeport dalam proyek PLTA di Papua.
 
R24/rul/det
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 10:00 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/e82iK8s.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru