riau24 KPK Periksa Perdana Dua Tahanan Eks Pimpinan DPRD Sumut | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

KPK Periksa Perdana Dua Tahanan Eks Pimpinan DPRD Sumut

1
Petugas Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung menggeledah ruangan Kabag Keuangan DPRD Sumatera Utara di Medan, Senin (9/11). (AntaraFoto/ Irsan Mulyadi)
Berita Riau -  KPK Periksa Perdana Dua Tahanan Eks Pimpinan DPRD Sumut
Jakarta, Riau24.com - Dua tahanan DPRD Sumatra Utara, Sigit Pramono Asri dan Saleh Bangun, menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta. Keduanya disangka menerima suap dari Gubernur nonaktif Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho.

"Mereka diperiksa sebagai tersangka untuk kasus suap pada anggota DPRD Sumatra Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019," kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati ketika dihubungi CNN Indonesia, Jumat (27/11/2015).

Sigit yang mengenakan baju batik hijau gelap datang terlebih dulu sekitar pukul 09.21 WIB. Sebuah rompi oranye bertuliskan "Tahanan KPK" tampak bertengger di badannya. Eks Wakil Ketua DPRD itu dikawal petugas komisi antirasuah sejak dijemput dari tempatnya mendekam, di Rumah Tahanan Polres Jakarta Pusat.

Sementara Saleh, mantan Ketua DPRD Sumut, datang 20 menit setelahnya. Saleh dijemput dari Rumah Tahanan Polres Jakarta Selatan. Saleh mengenakan baju batik yang berpadukan warna hitam dan coklat, serta sebuah rompi tahanan komisi antirasuah. Keduanya tak menjawab sapaan awak media. 

Ini adalah kali pertama dua politikus ini dicecar penyidik KPK usai ditahan pada 10 November 2015 lalu. Penyidik membutuhkan keterangan kedua orang untuk melengkapi berkas kasus suap. 

Sigit dan Saleh disangka menerima fulus pelicin untuk mengesahkan dan membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diajukan Gatot. Uang ini juga sebagai sogokan agar hak interpelasi untuk menjatuhkan Gatot diurungkan pihak legislatif. 

Para anggota dewan dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor jo 64 ayat 1jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sementara Gatot disangka pasal 5 ayat 1 atau 13 UU Pemberantasan Tipikor jo 64 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:59 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/e82iK8s.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru