riau24 KPK Perpanjang Masa Tahanan Empat Eks Anggota DPRD Sumut | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

KPK Perpanjang Masa Tahanan Empat Eks Anggota DPRD Sumut

1
Bekas Ketua DPRD Sumatera Utara Ajib Shah diperpanjang masa tahanannya oleh KPK. (ANTARA/Bima Sakti)
Berita Riau -  KPK Perpanjang Masa Tahanan Empat Eks Anggota DPRD Sumut
Jakarta, Riau24.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa penahanan empat bekas anggota DPRD Sumatra Utara yang dijerat kasus suap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan penolakan hak interpelasi. Keempatnya adalah Saleh Bangun, Sigit Pramono, Chaidir Ritonga, dan Ketua DPRD Sumut Ajib Shah.

"Tersangka CHR (Chaidir Ritonga), SPA (Sigit Pramono Asri), AJS (Ajib Shah), dan SB (Saleh Bangun) diperpanjang masa tahanannya selama 40 hari sejak 30 November 2015," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Jumat (27/11).

Keempat orang tersebut telah ditahan sejak 10 November. Saleh ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, Chaidri mendekam di Rutan Polda Metro Jaya, Ajib menghuni Rutan Klas I Salemba Jakarta Pusat, dan Sigit tinggal di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Yuyuk mengatakan alasan penahanan yakni pertimbangan subjektif dari penyidik dan alasan objektif. Alasan objektif mengacu Pasal 21 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yakni agar tidak mengulangi perbuatan, tidak menyembunyikan bukti-bukti, dan tidak mempengaruhi saksi.

Ajib yang ditemui usai meneken surat perpanjangan penahanan enggan berkomentar. Ia sejak awal mengaku tak menerima suap dari Gubernur nonaktif Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho seperti yang disangkakan oleh KPK.

"Penyidik yang lebih tahu," kata Ajib di Gedung KPK, Jakarta.

Para legislator lokal itu disangka menerima uang pelicin untuk mengesahkan dan membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diajukan Gatot. Uang itu juga sebagai sogokan agar hak interpelasi untuk menjatuhkan Gatot diurungkan legislatif.

Para mantan anggota Dewan itu dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo 64 ayat 1 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sementara Gatot disangka pasal 5 ayat 1 atau 13 UU Pemberantasan Tipikor jo 64 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP. 

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:59 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/e82iK8s.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru