riau24 Pimpinan DPRD Riau Mengakui Usulan Tunjangan Perumahan Rp30 Juta, tapi Baru Wacana | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pimpinan DPRD Riau Mengakui Usulan Tunjangan Perumahan Rp30 Juta, tapi Baru Wacana

0
'Rumah Rakyat Riau' di Jalan Sudirman
Berita Riau -  Pimpinan DPRD Riau Mengakui Usulan Tunjangan Perumahan Rp30 Juta, tapi Baru Wacana
Pekanbaru, Riau24.com - Muncul informasi saat ini, anggota DPRD Riau meminta kenaikan tunjangan perumahan yang dari Rp19 jutaan ini menjadi Rp30 juta diterima per bulan. Hal ini diakui sejumlah dari pimpinan DPRD Riau. Namun, itu ditegaskan sebatas wacana. 
 
Seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman ini kepada wartawan, Jumat (27/11) di Pekanbaru. "Memang diakui itu ada usulan, tapi ini baru wacana. Dan tidak perlu dibesar-besarkan atau di folow up. Karena, usulan pada Pemprov," katanya.
 
Noviwaldy Jusman minta kepada semua pihak itu tidak membesar-besarkan berita tentang rencana penambahan dari pada tunjangan perumahan anggota DPRD Riau. Karena itu sebut Politisi Demokrat ini, menyebut, bahwa berita yang demikian baru omongam.
 
"Penambahan tunjangan tersebut yang menjadi Rp30 juta itu masih sebatas wacana dan ini omongan saja, tidak perlu dibesarkan. Yang belum ada kesepakatan di DPRD Riau terkait ini," terang Noviwaldy seraya meminta Pemprov Riau ini agar mengkonsultasikanya. 
 
Senada disampaikanya Pimpinan DPRD Riau lainnya. Seperti yang disampaikan Manahara, bahwa ini baru sebatasan wacana diusulkan oleh rekan pada Pemprov. Sebab sebut Wakil Ketua DPRD Riau ini, kalau usulan tersebut diajukan itu serta dipelajari pemprov.
 
Seperti diberita sebelumnya ini Plt Sekdaprov Riau M Yafiz, berkata, anggota DPRD Riau ada usulkan kenaikan tunjangan perumahanya itu jadi Rp30 tuta per bulan. Yaitu, ditujukan pada Plt Gubernur Riau. Sehingga, Plt Sekda, Inspektorat, Biro Hukum dipanggil.
 
"Adanya usulan agar menaikan ini tunjangan perumahan. Kenaikan ini diusulkan didalam APBD Riau 2016. Usulanya itu sebesar Rp30 juta per bulan. Ini ada surat pada Plt Gubernur Riau. Didalam hal ini Sekda, Inspektorat, Biro Hukum dipanggil mengkaji," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru