riau24 Pembangunan Bloking Kanal PT DSI Sudah Mulai Dilakukan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pembangunan Bloking Kanal PT DSI Sudah Mulai Dilakukan

0
Tinjau Lkkasi Bloking Kanal PT DSI
Berita Riau -  Pembangunan Bloking Kanal PT DSI Sudah Mulai Dilakukan
Siak, Riau24.com - Sekarang ini, pembangunan pada bloking kanal menanggulangi terjadi kebakaran dimasa mendatang, ini mulai dibangun PT Duta Swakarya Indah (DSI) sebanyak 7 titik di area perkebunan kelapa sawit milik perusahaan tersebut.
 
Keterlambatan pembangunan Bloking kanal milik PT DSI beberapa waktu lalu menjadi soroton beberapa pihak. Baik dari kalangan kepolisian maupun dari elemen kalangan masyarakat.
 
Iskandar Humas PT DSI kepada wartawan, mengatakan, didalam pembangunan bloking kanal yang semestinya dilakukan itu memang diakui telat. "Diakui dibangunnya kanal ini di perkebunan kita telat, walau demikian pihak perusahaan PT DSI akan merealisasikan pembangunan ini paling lambat bulan ini sudah selesai, " ujarnya.
 
Lanjutnya, pembangunan kanal di Desa Singkemang Kecamatan Koto Gasib ini, ada sebanyak tujuh titik, padahal perencanaan sebelumnya pihak perusahaan hanya ingin membangun satu titik saja. Tetapi, melihat kondisi iklim Provinsi Riau yang tidak menentu maka dibangun 7 titik.
 
Ini diperjelas Mandor Afdeling HTR Jailani. Katanya, untuk saat ini pembangunan bloking kanal sudah selesai enam titik di area perkebunan Kelapa Sawit milik PT DSI. "Pembangunan bloking kanal sudah berjalan hingga hari ini ada enam titik yang kita bangun," ujar Jailani
 
Titik itu sambungnya, mulai dari titik simpang mushola sampai itu pembibitan yang berada di area perkebunan milik PT DSI. Jailani juga menjelaskan perkebunan Kelapa Sawit milik PT.DSI yang luas lahannya berkisaran 2.000 hektar lebih yang terletak dibeberapa wilayah dikabupaten Siak,
 
Menanggapi ini hal pembangunan bloking kanal mulai dibangun oleh PT DSI yang dibeberapa titik area perkebunan perusahaan tersebut, Kapolsek Koto Gasib Iptu Dafris, SH angkat bicara. " Dengan hal dibangun bloking kanal ini tentu merupakan langkah usaha pihak perusahaan untuk menanggulangi keringnya lahan gambut dan juga mencegah Karhutla," katanya.
 
R24/rul/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru