riau24 Guru Penampar Murid Terancam Dipecat | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Guru Penampar Murid Terancam Dipecat

0
Berita Riau -  Guru Penampar Murid Terancam Dipecat

Inhu, Riau24.com - Peristiwa guru yang menampar murid SMPN 3 Lubuk Batu Jaya (LBJ)  Kab Inhu mendapatkan tanggapan serius dari pihak Dinas Pendidikan Inhu. Bahkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas  (KUPTD) Pendidikan Lubuk Batu Jaya  mengatakan kalau peristiwa tersebut terbukti akan mengeluarkan oknum guru yang menampar tersebut dari sekolah.

“Kita belum mendapatlkan laporan resmi dari pihak sekolah atas peristiwa penamparan tersebut. Kita baru tau kejadian tersebut sore kemarin (Kamis, red) dan kita akan turun kelapangan untuk mendapatkan informasi sebenarnya,” jelas KUPTD  Pendidikan LBJ Damsur, Jumat (27/11/2015).

Namun demikian menurut Damsur kalau memang terbukti ada penamparan terhadap siswa sampai bibir mengeluarkan darah maka akan diambil tindakan tegas sampai mengeluarkan dari sekolah. Namun demikian,

“Sekali lagi kita akan melihat dari dekat bagian mana tubuh anak yang dipukul atau ditampar, serta sifatnya mendidik ataupun sudah merupakan hukuman terhadap anak,” jelasnya.

Guru olahraga honorer HA selama ini masuk ke sekolah tersebut dibayar melalui uang komite sekolah. Seharusnya tidak sampai melakukan tindakan pemukulan terhadap siswa yang harus berujung sampai ke kantor Polisi.

“Kita mendengar bahwa memang korban murid YD bersama orang tuanya telah melaporkan peristiwa penamparan ke polisi. Namun demikian saya mendengar juga sudah ada perdamain dan sewaktu-waktu dibutuhkan untuk proses polisi guru HA siap untuk dipanggil kembali,” terang Damsur.

Meskipun  permasalahan ini sudah sampai ke Polisi menurut KUPTD Pendidikan ini akan tetap mengumpulkan berbagai informasi dilapangan. Sehingga permasalahan yang terjadi dapat secepatnya dituntaskan dan selesai.

Sebagaimana diketahui peristiwa penamparan oleh guru terhadap muridnya  itu bermula pada hari Rabu tanggal 11 November 2015 sekira pukul 09.30 wib Korban YD sedang bermain bola dihalaman sekolahnya.  Kemudian secara tidak sengaja korban menendang bola yang mengenei pintu sekolah.

Saat itu guru olahraga honorer HA, S.Pd ( 28) yang tingga di desa Rimpian Kec. Lubuk Batu Jaya Kab. Inhu Riau melihat korban dan langsung mendatangi korban. Tanpa ada kata kata HA langsung memukul serta menampar  korban sebanyak 3 (Tiga) kali yang mengenai kepala dan mulut YD.

Sehingga dibagian bibir korban YD  mengeluarkan darah. Atas kejadian tersebut orang tua korban merasa tidak senang atas perbuatan . HA yang sampai saat ini belum ada etikat baik terhadap korban, Sehingga orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Lubuk Batu Jaya (Polsek LBJ).

Kapolres Inhu AKBP Ariwibowo Sik melalui Paur Humas Iptu Yarmen Djambak serta Kapolsek LBJ Ipda Yose rizal, Jumat (27/11)  membenarkan adanya peristiwa penamparan murid di SMPN 3 LBJ. Menurutnya orang tua korban bersma korban YD telah melaporkan peristiwa tersebut melalui LP LP / 22 / XI / 2015 / RIAU/ RES INHU / SEK LBJ (26 November 2015).

Dalam laporannya orang tua korban berharap agar HA yang hanya berstatus guru honorer untuk  dapat mempertanggung jawabkan atas perbuatannya di mata hukum. 

R24/awa/ton 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru