riau24 BI Sosialisasikan Ciri-Ciri Keaslian Uang di Inhil | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

BI Sosialisasikan Ciri-Ciri Keaslian Uang di Inhil

0
Acara sosialisasi yang dihadiri lebih kurang 110 peserta dipusatkan di gedung Engku Klana, jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Sabtu (28/11/2015).
Berita Riau -  BI Sosialisasikan Ciri-Ciri Keaslian Uang di Inhil

Inhil, Riau24.com - Bank Indonesia (BI) melalui kantor perwakilan BI Provinsi Riau melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada seluruh perbankan yang ada di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), serta unit usaha dan bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat umum.

Acara sosialisasi yang dihadiri lebih kurang 110 peserta ini dipusatkan di gedung Engku Klana, jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Sabtu (28/11/2015).

Rahmad Yusuf Rigin selaku kepala tim sistem pembayaran dan manajemen intern kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau menyampaikan bahwa target sosialisasi ini menyeluruh di wilayah Indonesia dengan melibatkan dari berbagai bank lainnya untuk menyampaikan hasil sosialisasi tersebut kepada masyarakat.

"Target sosialisasi ini menyeluruh, terutama untuk teller-teller bank dan masyarakat umum," katanya.

Sosialisasi yang bertujuan agar masyarakat atau nasabah serta para karyawan bank bisa mengetahui langkah-langkah untuk tata cara permintaan klarifikasi atas uang yang diragukan keasliannya ini menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia serta melibatkan jajaran dari Kanit Tipiter Polres InhilProvinsi Riau, IPDA Andi Aceh.

Dalam penyampaiannya, Purseno selaku narasumber yang dihadirkan dari Bank Indonesia pada acara sosialisasi tersebut menyampaikan ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan cara Dilihat Diraba Diterawang (3 D).

"Dilihat dari warnanya yang terlihat terang dan jelas, benang pengamannya serta Optically Variable Ink (OVI)," sebutnya.

Lanjutnya lagi, bisa diterawang pada uang kertas yang terdapat berupa gambar yang akan terlihat bila diterawangkan ke arah cahaya, lalu juga bisa diterawang pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan bagian belakang uang yang akan saling mengisi atau beradu tepat jika diterawangkan ke arah cahaya.

"Selain itu bisa dicek dengan kaca pembesar dan sinar ultraviolet untuk melihat keasliannya yang terdapat pada tulisan mikro, cetakan yang tidak kasat mata serta nomor serinya," ujarnya.

Sementara itu David Hendrianto, narasumber yang juga didatangkan dari BI menyampaikan tata cara permintaan klarifikasi atas uang yang diragukan keasliannya.
"Jika menemukan uang yang diragukan keasliannya bisa diklarifikasikan kepada pihak bank terdekat untuk dilaporkan ke Bank Indonesia," jelasnya.

R24/awa/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru