riau24 Google Selalu Tahu Apa yang Kamu Mau | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Google Selalu Tahu Apa yang Kamu Mau

0
Kantor pusat Google di Mountain View, California.
Berita Riau -  Google Selalu Tahu Apa yang Kamu Mau
Riau24.com - Ditemui di kantor pusat Google, Mountain View, Ben Gomes, VP dan Google Fellow, pimpinan dari seluruh upaya engineering Google di bidang pencarian, mengatakan bahwa ada tiga tahapan yang dihadirkan oleh Google Search: Jawaban, Percakapan dan Ramalan.

Maksudnya bagaimana? Tak lengkap ceritanya jika kita juga belum mengenal sosok brilian di balik Google Search, yaitu Ben Gomes itu sendiri.

Dari "Kampung Kecil" di India

Ben Gomes adalah pria dengan latar belakang beragam. Ia lahir di Tanzania, Afrika. Ia dibesarkan di India, tepatnya di Bangalore, tapi pada masa ketika Bangalore belum menjelma sebagai hub teknologi India.

Di masa kecilnya, Gomes bercerita, ia tinggal di wilayah yang boleh dibilang minim informasi. Satu-satunya sumber ilmu adalah perpustakaan di wilayah itu, yang hanya memperbolehkan keluarganya meminjam empat buku per minggu.

“Itu artinya, dua untuk Ibu saya, dan dua untuk saya,” ujarnya.

Hal itu nampaknya sangat menyiksa bagi Gomes kecil. Bocah yang sangat haus pengetahuan ini mendambakan lebih banyak informasi dan ilmu, tapi bukan hanya jatahnya sangat sedikit, judul buku yang diinginkannya pun tak selalu ada.

Ia membandingkan masa-masa itu dengan saat ini, ketika seorang pengguna smartphone bisa mengakses puluhan miliar laman web lewat Google.

Google Search Sebagai Pemberi Jawaban

Ketertarikan Gomes pada komputer konon dimulai di masa sekolahnya. Di sana Gomes bertemu dengan Krishna Bharat, seorang pemuda yang menggemari komputer. Hubungan keduanya pun menjadi akrab, dengan bumbu-bumbu saling bersaing.

 "Seorang kawan baik saya di sekolah, kami sering berkompetisi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dan lain-lain, seperti lazimnya anak-anak di India," tutur Gomes.

Setelah di India, Gomes dan Bharat sama-sama mengejar gelar doktor di Amerika Serikat.  Di saat itu, Bharat lah yang menurut Gomes memberitahunya tentang Google dan keduanya bergabung di perusahaan hampir bersamaan.

Tidak seperti sekarang, Google ketika itu masih perusahaan yang relatif muda. Namun menurut Gomes ada hal yang sangat menarik dari bekerja di Google.

"Pekerjaannya sangat berguna untuk orang-orang, tapi juga dari sisi teknis sangat menantang dan menarik," papar Gomes.

Kombinasi itu, ujarnya, menjadikan pekerjaan di Google sesuatu yang sulit sekaligus memuaskan. "(Pekerjaan kami adalah) memahami bahasa dan cara pikiran (manusia) bekerja," ia menambahkan.

Search ketika itu adalah kemampuan mencari sebuah kata yang ada di dalam dokumen. Namun Google menawarkan lebih dari itu, Google menawarkan sebuah jawaban.

Tidak cukup lagi, ujarnya, untuk menampilkan hasil yang menunjukkan bahwa kata tertentu ada di halaman tertentu. "Kami harus memahami niatan (pengguna), untuk apa ia melakukan pencarian itu," kata Gomes.

Google Search Sebagai Percakapan

Seperti dipaparkan oleh Ben Gomes, langkah kedua dalam Search adalah memberikan percakapan. Apa maksudnya? Dalam hal ini, Search bisa memberikan konteks pada pencarian yang dilakukan, sehingga pencarian selanjutnya akan merujuk pada konteks tersebut.

Hal ini tampak pada pencarian melalui suara. Ben mencontohkan, ia bisa bertanya pada Google: Who is the President of United States? Lalu, setelah ada jawabannya, bisa bertanya: How tall is he? Dalam pertanyaan susulan itu, Ben tak perlu menjelaskan bahwa yang dimaksud He di situ adalah Obama.

Bercakap-cakap dengan komputer, beberapa tahun lalu mungkin masih dianggap fiksi ilmiah belaka. Sekarang hal itu bisa dilakukan, bahkan dalam berbagai bahasa dan dialeknya.

"Saya lahir di Afrika, tumbuh di India, aksen saya campuran, saya tinggal di Amerika. Ada sedikit aksen Inggris dan Amerika. Lima tahun lalu saya harus mengajak orang Amerika Serikat dengan dialek midwest sempurna untuk melakukan demo voice search," ujar Gomes.

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru