riau24 Pj Wako Harapkan Sekolah di Dumai Bentuk PIK | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pj Wako Harapkan Sekolah di Dumai Bentuk PIK

0
Pj Wako Arlizman saat membuka Jambore PIK
Berita Riau -  Pj Wako Harapkan Sekolah di Dumai Bentuk PIK

Dumai, Riau24.com - Penjabat (Pj) Walikota Dumai, Arlizman Agus mengatakan sebagian besar penghuni Rumah Sakit (RS) Jiwa adalah pelaku narkoba dan seks bebas. Dari Dumai sendiri, katanya, ada 6 orang yang terpaksa dipasung akibat narkoba dan seks bebas itu.

Hal itu diungkapkan Pj Walikota Dumai pada pembukaan Jambore Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja dan Mahasiswa tingkat Kota Dumai tahun 2015 yang berlangsung di hotel Granz Zuri Dumai, Senin (30/11/2015).

“ Permasalahan remaja merupakan masalah yang sangat komplek. Khususnya masalah seksual, narkoba, HIV dan AIDS. Prilaku seks bebas berdampak hamil diluar nikah dan putus sekolah sehingga masa depan menjadi suram. Sebagian besar penghuni rumah sakit jiwa di Pekanbaru adalah pelaku narkoba dan seks bebas. Dari Dumai ada 6 orang yang terpaksa dipasung akibat kasus narkoba dan seks bebas ini,” tegas Pj Walikota Dumai.

Untuk itu, kata Pj wako, ini merupakan tugas semua pihak sehingga remaja ini terhindar dari seks bebas, nakoba, HIV dan AIDS. Dia berharap masing-masing sekolah untuk membentuk PIK. Dan begitu juga remaja masjid, remaja wihara, remaja di gereja atau rumah ibadah agama lainnya untuk segera membentuk PIK tersebut.

“ Karena yang paling ampuh mencegah ini adalah kekuatan agama. Tak satupun agama di dunia ini yang membolehkan dan sangat tegas melarang seks bebas dan narkoba itu. Apalagi dalam perundang-undangan kita jelas melarang narkoba ini,” ujar Arlizman Agus.

Ia juga berharap semoga ini bisa dicegah terutama bagi guru yang membidangi ini. Kalau anak-anak sudah terjangkit seks bebas dan narkoba akan suram masa depannya.

“ Mari kita lakukan perlakuan positif untuk menghindari hal itu. Saya yakin bisa, karena Dumai adalah PIK terbaik di tingkat Nasional yang pernah mewakili Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu,” sebutnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Peremuan dan Perlindungan Anak Kota (KBPPPA) Dumai, Kadarisan Arif mengatakan, jumlah penduduk Indonesia 27,6 adalah usia remaja. Dan permasalahan kesehatan reproduksi remaja, narkoba, HIV AIDS dan seks remaja kerap terjadi. Maka Pemerintah mengadakan suatu program untuk menyongsong kehidupan keharmonisan keluarga lebih baik dan berkualitas.

“ Pelaksanaan PIK ini penting guna meningkatkan kreativitas remaja atau mahasiswa, meningkat pengetahuan remaja tentang dampak seks bebas, bahaya narkoba dan HIV dan AIDS,” sebutnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai hari Senin (30/11/2015) di hotel Grand Zuri dan hari Selasa (1/12/2015) di halaman Kodim Dumai.

Materi diisi narasumber dari Provinsi Riau, Polres Dumai, Kodim Dumai dan Dinkes Dumai. Dengan peserta siswa-siswi SMA yang ada di Dumai.

R24/awa/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru