riau24 Kasatpol PP Pekanbaru Minta Polres Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Oknum Sabhara Polda | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Kasatpol PP Pekanbaru Minta Polres Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Oknum Sabhara Polda

0
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian
Berita Riau -  Kasatpol PP Pekanbaru Minta Polres Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Oknum Sabhara Polda
Pekanbaru, Riau24.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian sangat menyayangkan insiden penganiayaan yang dilakukan oknum sabhara Polda terhadap anggotanya Senin, dini hari tadi. Aksi premanisme yang ditunjukkan oknum polisi tersebut dianggap perbuatan yang tak patut dicontoh, karena secara tidak langsung dapat memberi trend negatif dari institusi yang tercatu di dalam satuan oknum yang melakukannya.
 
"Saya dapat laporan anggota saya jadi korban penganiayaan. Sementara ini, kasus sudah kita dudukkan bersama Polres Kota Pekanbaru," ujarnya kepada Riau24.com, Senin (1/12/2015) di kantor Satpol PP.
 
Dijelaskannya, adapun yang menjadi sebab akibat insiden ini terjadi, bermula saat satuannya melakukan operasi rutin di beberapa titik Kota Pekanbaru. Diantaranya adalah tempat yang disinyalir terdapat aksi yang mengangkangi Perda, seperti berdua-duaan di tempat gelap. Lanjutnya, pasangan yang kita amankan ini kedapatan sedang berdua-dua di komplek Purna MTQ ditengah malam. Apalagi yang bersangkutan tidak mengantongi identitas jelas yang bisa ditunjukkan kepada petugas.
 
"Mereka kita gelandang ke kantor. Pasangan ini mengaku belum menikah. Lalu dia menghubungi abangnya yang katanya dinas di satuan sabhara Polda Riau. Nah dari situlah, terjadi percekkoan antara anggota saya dengan oknum polisi tersebut," terang Zulfahmi.
 
Akibat insiden pengrusakan dan pengeroyokan ini, pihaknya berharap permasalahan ini dapat diusut tuntas dan tidak terjadi lagi dibelakang hari. Kepada seluruh bawahannya dan sejumlah personil Satpol PP dilapangan, dihimbau juga untuk dapat menahan diri agar tidak terprovokasi atas kejadian tersebut. 
 
"Semoga proses dapat diusut tuntas, kita harap ini tak terjadi lagi dikemudian hari," harapnya.

R24/kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru