riau24 BPS Gelar Sosialisasi Metode Baru | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

BPS Gelar Sosialisasi Metode Baru

0
Berita Riau -  BPS Gelar Sosialisasi Metode Baru

Inhu, Riau24.com - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar sosialisasi Indeks Pembangunan Manusia Metode  Baru dan Sensus Ekonomi tahun 2016, Kamis (3/12/2015) di Hotel Irma Bunda Pematang Reba. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Inhu H. Kasiarudin.

Selain Pj Bupati, turut hadir dalam acara sosialisasi itu para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Camat se Inhu, para pimpinan sejumlah perusahaan swasta serta para kepala desa. Sedangkan hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut yaitu Viator Butar-Butar selaku utusan Provinsi Riau dan Drs. Morhan Tambunan, M.si.

Dalam sambutannya, Kepala BPS Inhu Drs. Morhan Tambunan, M.si, menjelaskan bahwa sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dimulai dari tahun 1986. Dilaksanakan diseluruh wilayah di Indonesia dan mencakup semua aktivitas ekonomi kecuali sektor pertanian dan skala ekonomi usaha. 

Sensus ekonomi sendiri bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluluruh kegiatan ekonomi kecuali sektor pertanian, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan. Sensus ekonomi mendata usaha rumah tangga, keliling, permanen dan establishments.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Inhu H. Kasiarudin menjelaskan bahwa Indonesia, pernah beberapa kali mengalami krisis ekonomi, dari dampak krisis tersebut menyebabkan sejumlah perusahaan berskala besar sempat mengalami kondisi jatuh bangun.

Diperkirakan, dampak tersebut terjadi karena tingginya ketergantungan terhadap bangsa asing baik dari permodalan maupun akses pasar. Sebaliknya usaha menengah, kecil bahkan sektor informal dapat bertahan dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa kita.

Pemerintah menyadari betapa berat beban yang dihadapi rakyat, oleh karena itu pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan ekonomi, diantaranya paket I sampai paket VI  berupa stimulus dan insentif perpajakan bagi para investor baru serta memangkas jalur birokrasi perizinan belum banyak membawa perubahan.

Dari Sensus Ekonomi nantinya dapat diperoleh informasi Pemetaan potensi (level) ekonomi menurut wilayah, jenis usaha dan pelaku usaha, Benchmarking PDB/PDRB, ketenagakerjaan dan lain-lain, terbangunnya basis data dan Benchmark Updating Integrated Business Register (IBR), Karakteristik Usaha menurut skala dan jenis usaha, Pemetaan daya saing bisnis menurut wilayah serta tinjauan prospek bisnis dan perencanaan investasi di Indonesia.

Diakhir sambutannya, Pj Bupati berharap, semoga dengan sinergi dari semua pihak, sensus ekonomi tahun 2016 di Inhu dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan basis data ekonomi yang lengkap dan up to date yang sangat berguna dalam perencanaan wilayah ini kedepan.

R24/awa/ton

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru