riau24 Saksi Kasus Suap Bank Banten Pekan Depan Diperiksa | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Saksi Kasus Suap Bank Banten Pekan Depan Diperiksa

1
Berita Riau -  Saksi Kasus Suap Bank Banten Pekan Depan Diperiksa

Jakarta, Riau24.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan proses penyidikan kasus dugaan suap terkait pemulusan penyertaan modal PT Banten Global Development (PT BGD) dalam APBD Banten tahun 2016.

Hal itu, ditandai dengan pemeriksaan saksi-saksi yang mulai dilakukan pada pekan depan.

"Pekan depan mungkin baru ada pemeriksaan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (4/12/2015).

Namun, dia mengaku belum menerima informasi terkait para pihak yang akan dimintai keterangan oleh penyidik lembaga antirasuah. Johan pun belum mengetahui para pihak yang dicegah berpergian ke luar negeri.

"Kalau soal cegah, setahu saya belum ada," tandasnya

KPK sebelumnya menahan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan penyertaan modal PT Banten Global Development (PT BGD) pada APBD Banten tahun 2016. Ketiganya ditahan usai menjalani pemeriksaan pasca-ditangkap saat sedang bertransaksi uang di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Mereka kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) berbeda. Wakil Ketua DPRD Banten, SM Hartono ditahan di Rutan Salemba, Anggota Komisi III DPRD Banten Tri Satriya Santosa di Rutan Polres Jakarta Pusat serta Dirut PT Banten Global Development Ricky Tampinongkol ditahan di Polres Jakarta Timur.

Mereka ditahan untuk 20 hari pertama. Penahanan ini dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan kasus yang menjerat mereka.

Ricky ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap dan disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Hartono dan Tri Satriya ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan disangka Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

R24/rno

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 28 Oktober 2017 10:15 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/e82iK8s.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru