riau24 Wartawan Dipukul Polisi ketika Liput Kisruh Kongres HMI, PWI dan AJI akan Kawal Kasus  | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Wartawan Dipukul Polisi ketika Liput Kisruh Kongres HMI, PWI dan AJI akan Kawal Kasus 

0
Berita Riau -  Wartawan Dipukul Polisi ketika Liput Kisruh Kongres HMI, PWI dan AJI akan Kawal Kasus 
Pekanbaru, Riau24.com -  Buntut dari aksi pemukulannya wartawan oleh polisi saat meliput kericuhan, yang dialami Zuhdi Febrianto. Hal ini menjadi perhatian serius pihak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan bersama pihak Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Riau.
 
Dua organisasi wartawan ini kutuk keras atas aksi pemukulan, yang karena tidak manusiawi. Padahal. sudah menunjukkan identitas diri dari salah satu media online lokal.
Aksi pemukulan dilakukanya polisi ini, terjadi saat pengamanan atas kisruh kongres HMI, pada Sabtu (5/12/2015).
 
Seperti yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Advokasi dari PWI Riau Satria Utama Batubara. Dia mengatakan, sebagai mitra, tidak seharusnya polisi yang melindung wartawan saat mejalankan tugas melipiut. "Seharusnya itu petugas
kepolisian yang mitra melindung," ungkap Satria.
 
Dikatakannya, wartawan meliput dilapangan yang bekerja dilindung undang-undang. Sehingga ini aksi kekerasan yang dilakukanya polis terhadap wartawan, harus mejadi perhatian serius penegak hukum.
Yang jelas perbuatan dari oknum polisi melanggar dua pasal dalam hal bertugas.
 
"Yang pertama itu ada melanggar undang undang perlindungan dari pers. Kedua penganiayaan kasus harus dilanjutkan ke jalur hukum," ujarnya. Makanya, ungkap Satria, kasus pemukulan ini semestinya oknum polisi itu diberikan sanksi tegas, karena sudah melanggar saat bertugas.
 
Sementara itu, hal yang sama ini juga diungkapkanya Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Riau, Fahrurrozhie. Dia mengaku tidak bisa terima perbuatan dari oknum polisi terhadap wartawan. Karena, ini tindakan yang tidak manusiawi dilakukan polisi sebagai mitranya dari wartawan.
 
Ketua AJI Riau dengan tegasnya mengecam perbuatan dari oknum polisi memukuli kepala wartawan hingga bocor. Ia akan melaporkan kasus ini pada Propos Polda Riau untuk diusut tuntas. "Kita ini tidak terima kasus ini, harusnya diusut ke jalur hukum dan berikan sanksi tegas," katanya.
 
Diberitakan sebelumnya Kongres HMI di Pekanbaru kembali ricuh. Dan ada memakan korban. Tetapi kali ini bukannya peserta kongres yang bentrok, melainkan aparat sabhara Polresta Pekanbaru yang melakukan aksi pemukulan pada wartawan meliput disaat terjadi ini pengamanan. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru