riau24 Dana Bansos Bengkalis Diduga di Korupsi Berjemaah | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Dana Bansos Bengkalis Diduga di Korupsi Berjemaah

0
Berita Riau -  Dana Bansos Bengkalis Diduga di Korupsi Berjemaah
Pekanbaru, Riau24.com-  Dana Bansos Bengkalis tahun anggaran 2012 diduga dikorupsi secara berjamaah oleh pejabat eksekutif dan legislatif Kabupaten Bengkalis. Bupati Bengkalis Herliyan Saleh diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ditahannya,  mantan ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah cermin buruk krisis kepemimpinan yang amanah menjalankan mandat rakyat.

" Akibat kejahatan perampokan uang rakyat dana bansos tersebut tak tanggung tanggung negara dirugikan sebesar 290 miliyar. Peristiwa ini tidak menutup kemungkinan akan terulang kembali dimasa kepemimpinan pejabat Kabupaten Bengkalis kedepannya jika hukum tidak ditegakkan, " kata  Koordinator ALIANSI MAHASISWA PEDULI UNTUK TOLAK KORUPSI (AMPUTASI) Riau Muhammad Solihin, kepada Riau24.com melalui pres rilis, Minggu (6/122015).

Solihin mengatakan, para koruptor harus ditindak tegas dan dihukum seberat beratnya agar ada efek ketakutan hingga benar benar bisa mengikis mental korup ditubuh pejabat khususnya pejabat kabupaten Bengkalis kedepannya.

" Masih leluasanya Herliyan Saleh berkeliaran diluaran sana selaku seorang yang berstatus tersangka korupsi menggambarkan masih lemahnya sanksi yang diberikan kepada penjahat perampok uang negara (koruptor) padahal perilaku korupsi telah merugikan kepentingan hajat hidup masyarakat banyak," tandas Solihin.

Solihin mengungkapkan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Kamis (3/12/2015), resmi menahan dua orang anggota legislatif dan seorang eks legislatif Kabupaten Bengkalis. Dibenarkan oleh diperiksa-2-anggota-aktif-dan-1-eks-
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

"Oleh karena itu sebagai putra putri Bengkalis Besok 07 Desember 2015 kami akan mendatangi Mapolda Riau dengan melakukan aksi unjuk Rasa kami mendesak Kapolda Riau agar Menahan atau memenjarakan Herliyan Saleh, Mempertanyaakan komitmen penegak hukum dimana setiap orang sama dimata Hukum, " ungkap Solihin.

R24/har

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam