riau24 Waduh.... Pejabat Pemprov Riau Lecehkan Profesi Wartawan  | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Waduh.... Pejabat Pemprov Riau Lecehkan Profesi Wartawan 

0
Anshari Kadir
Berita Riau -  Waduh.... Pejabat Pemprov Riau Lecehkan Profesi Wartawan 
Rohil, Riau24.com -AnshariKadir salah seorang Pejabat Pemprov Riau ini menjabat Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra di Provinsi Riau, diduga melecehkan profesi wartawan. 
 
Ini terjadi perkenalkan diri dalam acara Akselerasi Unit Kerja Siswa (UKS) di Aula Lantai IV di Kantor Bupati Rokan Hilir (Rohil), Senin (7/12). Saat perkenalan diri, dia menceritakan pengalaman kerja, Anshari mengatakan, bahwa dia pernah menjadi wartawan disalah satu stasiun Radio di Pekanbaru. 
 
"Wartawan itu, pandainya hanya cuma menyorot dan juga mencari kesalahan orang saja. Namun tak pandai menyorot diri sendiri," kata Anshari, dihadapanya sejumlahan pejabat Rohil yang hadir disaat itu antara lain Asisten III H. Ali Asfar, Kepala Dinas Kesehatan Junaidi Saleh dan juga Kadisdik Rohil ir H Amiruddin.
 
Selain itu juga hadirin lainnya ada Camat, Kepala Puskesmas, serta puluhan undangan pihak sekolah, maupun PNS dan honorer Bagian Bina Kesra Setdakab Rohil. Sebut Anshari, saat sekarang ini dirinya sering disalahkan orang meskipun telah bekerja dengan baik. Tetapi, mungkin dulunya sering mencari kesalahan orang.
 
Namun tidak sampai disitu, dalam rilis yang diterima redaksi ini, juga menyebut, entah apa itu buat dia menjadikan hal tersebut guyonan yang sangat jelas ini melecehkan profesi wartawan. "Kalau ada, itu acara lomba lari, selalu wartawan jadi juara. Asal tahu karena saat lomba akan dimulai lempar saja amplop maka wartawan akan lari dengan cepat," sebutnya sambil tertawa 
 
Bahkan, ia sempat membela diri bahwa saat menjadi wartawan ia tidak mau diberikan Amplop oleh narasumber. Bukan karena isinya Rp50 ribu. Paling itu sekali-kalilah pas mau berangkat ke Jakarta ini baru ambil. Mendengarkan yang diterangkan Ashari, maka semua hadirin pun menoleh kepojok kiri tempat tiga orang wartawan yang sedang meliput. 
 
"Wartawan yang di Bagansiapiapi jangan ditulis ya. Masa iya, jeruk makan jeruk. Karena sampai saat ini saya masih memiliki kartu Pers yang masih berlaku." kata Anshari sambil menyindir wartawan yang ada saat itu. 
 
Tidak terima dengan perlakuan ini lalu, tiga orang wartawan meliput itu langsung keluar ruangan, dan lakukan koordinasi dengan rekan-rekan wartawan lainya. Makanya satu persatu wartawam lain mulai berdatangan dan seusai acara itu mempertanyakan kepada Anshari maksud perkataannya.
 
Anshari pun tampak pucat, takut dan khawatir, tubuhnya itu terlihat menggigil dan bekucuran keringat dingin dan meminta maaf kepada semua awak media yang datang 
"Maaf saya tidak ada bermaksud demikian. Saya akui khilaf, demi tuhan saya minta maaf," ungkap dia dengan mengiba.
 
Bahkan ia memeluk dan mencium satu persatu wartawan yang hadir dilokasi kejadian. Tapi tak sampai disitu, ia mengantarkan wartawan dengan meminta tidak menaikkan berita tentang ucapanya, diketika memberikan kata sambutanya itu dihadapan tamu undangan serta Asisten III H. Ali Asfar.
 
"Saya mau ikut kemana saja yang bapak ajak. Saya khilaf, dan demi Allah saya minta maaf," sebutnya sambil memegang dan merangkul wartawan Bagansiapiapi. Anshari, kembali mengatakan. tokoh-tokoh media di Riau ini, banyak dikenal. Salah satunya ada Rida K Liamsi.
 
R24/rul/rls
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru