riau24 Pejabat Kesra Riau Terancam Pidana | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Jurnalistik Dibuli

Pejabat Kesra Riau Terancam Pidana

0
Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia
Berita Riau -  Pejabat Kesra Riau Terancam Pidana
Pekanbaru, Riau24.com - Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia kembali mengecam pernyataan salah satu pejabat Riau yang memandang remeh profesi jurnalistik dalam seminar akselerasi UKS bersama pejabat Rohil, Senin (7/12/2015) kemarin. Adapun pejabat yang dimaksud adalah Anshari Kadir, yang mengepalai Bidang Administrasi Pendidikan dan Agama Biro Kesra Provinsi Riau.

Pejabat yang memaparkan betapa rendahnya profesi jurnalistik ini di depan umum, akan diminta pertanggungjawabannya. Sebab, selain dinilai menfitnah, pejabat ini sudah mencemarkan nama baik jurnalis dan sedianya tidak seperti yang disampaikan.

"Kita mengecam Anshari Kadir karena telah mencemarkan profesi jurnalistik," ujar Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia kepada Riau24.com yang dihubungi, Senin (7/12/2015) malam.

Dikatakannya, atas pernyataan tersebut. PWI Provinsi Riau sudah merekomendasikan PWI cabang Rokan Hilir untuk menuntut pemerintah setempat agar memproses Anshari Kadir sesuai hukum yang beralku. Sebab, selain pihaknya meminta pejabat tersebut meminta maaf ke seluruh insan media, PWI lebih lanjut akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

"Besok (Selasa,red) PWI Rohil akan menggelar aksi menuntut Anshari Kadir bertanggung jawab atas kata-katanya. Kawan-kawan PWI disana sudah siap menjerat Anshari dengan undang-undang dan ancaman pidana," kata Dheni. 

Lebih lanjut dijelaskannya, PWI Riau sebenarnya sangat menyayangkan pernyataan Anshari Kadir menjelaskan kepada audiens tentang keburukan kegiatan jurnalistik di lapangan. Sebab, tidak melulu jurnalis dapat diartikan seperti ibarat sampah yang. Apalagi, menurut pejabat itu, jurnalis hanya sekedar profesi yang berlindung dengan kerjaannya yang sering meminta-minta.

"Itu sudah kasar sekali. Sebagai insan media, saya mengutuk pernyataan Anshari yang mengatakan bahwa wartawan akan cepat menjuarai lomba lari jika ditabur amplok berisikan uang," kesalnya.

R24/Kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru