riau24 YLKI Ragukan Sederet Alasan PLN untuk Naikkan Tarif Listrik | Berita Riau
Selasa, 22 Mei 2018

YLKI Ragukan Sederet Alasan PLN untuk Naikkan Tarif Listrik

1
Berita Riau -  YLKI Ragukan Sederet Alasan PLN untuk Naikkan Tarif Listrik
Jakarta, Riau24.com - Alasan PT PLN Persero menggunakan inflasi untuk menaikan tarif tarik listrik golongan 1.300 VA dan 2.200 VA dipertanyakan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). 

Sebab, kenaikan tarif listrik justru akan mengerek inflasi. "Jadinya seperti lingkaran setan, yang tak akan pernah tuntas," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Selain inflasi, alasan PLN menaikan tarif listrik lantaran kerugian Rp 300 miliar per bulan juga diragukan YLKI.

Menurut Tulus, PLN hanya mengklaim kerugian padahal belum ada audit kerugian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Sejak 1 Desember 2015, tarif listrik 12 golongan mengadopsi tarif adjustment. Dasar hukumnya yakni Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Permen ESDM No 09 Tahun 2015.

Dengan adanya aturan tersebut maka tarif listrik disesuaikan setiap bulan dengan indikator nilai tukar mata uang dolar AS terhadap mata uang rupiah, harga minyak, dan inflasi bulanan.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Senin, 01 Januari 2018 03:30 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/RVdZcxT.jpg
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru