riau24 Hasil Hitung Cepat, Paslon Zul As - Eko Menang Pilkada Dumai 2015 | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Hasil Hitung Cepat, Paslon Zul As - Eko Menang Pilkada Dumai 2015

3
Grafik perolehan suara di Dumai
Berita Riau -  Hasil Hitung Cepat, Paslon Zul As - Eko Menang Pilkada Dumai 2015

Dumai, Riau24.com - Dua pasangan calon Walikota di Dumai menggelar hitung cepat. Yakni Pasangan Calon Zulkifli AS-Eko Suharjo dan Agus Widayat-Maman Sufriadi. Kedua hasil hitung cepat dari tim pasangan calon ini berbeda.

Hingga sore kemarin, pada hitung cepat yang dilakukan Tim Zulkifli AS-Eko Suharjo, pasangan nomor urut 2 ini meraup suara terbanyak. Perolehan suaranya saling susul dengan pasangan Abdul Kasim-Nuraini. Hanya terpaut sekitar 5,2 persen.

Pasangan Zulkifli AS-Eko Suharjo, mereka berhasil meraih 26.186 suara atau 27,98 persen suara. Sedangkan untuk Pasangan Abdul Kasim-Nuraini memperoleh suara 22.778 suara atau 24,34 persen dari total perolehan suara.

Kemudian menyusul pasangan Amris-Sakti dengan total peroleh 17.488 suara atau 18.69 persen. Lalu disusul pasangan Muhammad Ikhsan- Yanti Komalasari dengan perolehan 16.705 suara atau 17,85 persen. Sedangkan pasangan Agus Widayat-Maman Sufriadi adalah 10.424 suara atau 11,14 persen.

Data yang diperoleh dari Tim Koalisi Pemenangan Zulkifli AS-Eko Suharjo, pasangan ini menang di lima kecamatan di Dumai. Yakni Dumai Barat, Dumai Kota, Dumai Selatan, Dumai Timur dan Medang Kampai. Hasil hitung cepat ini bersumber dari formulir C1 yang diperoleh para saksi di seluruh TPS.

Sementara dari hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim Pasangan Calon (Paslon) Agus Widayat- Maman Sufriadi hingga selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Paslon Zulkifli As dan Eko Suharjo (No Urut 2) masih memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 32.383 suara (27.78 persen).

Sedangkan Paslon Abdul Kosim – Nuraini (No Urut 4) berada di posisi dua dengan perolehan suara yakni 30.266 suara (25.96 persen). Diposisi ketiga ditempati oleh Paslon Amris – Sakti (No Urut 3) dengan perolehan suara sebanyak 20.748 suara (17.80 persen) yang berbanding tipis dengan Paslon Ikhsan – Yanti Komala (No Urut 1) yang memperoleh 20.440 suara (17.53 persen).

Dan terakhir Paslon Agus Widayat – Maman Sufriadi berada di posisi lima sesuai dengan no urutnya yang memperoleh suara 12.736 suara (10.93 persen).

Pasca pengumuman dari hasil hitung cepat tim pemenangan, Kediaman Zulkifli AS di Jalan Bintan, Kota Dumai dipadati para pendukung. Mereka larut dalam kegembiraan. Sebab pasangan yang mereka jagokan berhasil meraup suara terbanyak dari hitung cepat.

“ Kami bersyukur, pada hasil hitung cepat begitu memuaskan. Alhamdulillah dari hitung cepat, pasangan nomor urut 2 menjadi pemenang,” ujar Ketua Tim Pemenangan Zulkifli AS-Eko Suharjo, Syamsul Bahri, Rabu petang.

Politisi PPP ini mengklaim data yang masuk dari para saksi sudah mencapai 100 persen. Artinya Syamsul optimis pada penghitungan atau rekapitulasi di KPU Dumai nanti, pasangan ini juga menjadi pemenang.

“ Maka dari itu kami berharap nantinya dukungan masyarakat terus mengalir,” ujarnya.

Sementara, KPU Dumai mengklaim proses pemungutan suara pada Pilkada Dumai berlajalan lancar. Ketua KPU Dumai, Darwis mengklaim tidak ada kendala atau laporan dari penyelenggara di 493 TPS di Dumai.

Oleh sebab itu, Darwis optimis tingkat partisipasi pemilih di Kota Dumai cendrung meningkat.

“ Kami optimis partisipasi pemilih mencapai 70 persen lebih. Sembari menanti rekapitulasi suara di KPU Dumai,” jelasnya.

Sebelumnya, jelang pelaksanaan Pemungutan Suara pada Pilkada Dumai 2015 sempat diwarnai temuan oknum simpatisan melakukan money politik atau politik uang, Selasa (8/12/2015) malam. Keduanya langsung digiring oleh Tim Pasangan Calon Nomor Urut 2 yang mendapati aksi mereka di kawasan Kecamatan Bukit Kapur.

Informasi yang diterima, mereka digiring oleh puluhan massa, yang sempat memadati halaman Mapolres Dumai. Keduanya langsung diperiksa oleh Tim Satreskrim Polres Dumai. Pada pemeriksaan awal, kedua oknum juga disertai uang diduga pemberian senilai Rp 200.000 dan Rp 250.000 di dalam amplop.

Tapi hingga kini Pihak Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Dumai masih menelusuri temuan ini. Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Herfio Zaki mengatakan bahwa pelapor mestinya menyertai saksi pada saat melapor.

“ Pelapor mestinya menyertai saksi. Kini saksinya belum jelas siapa,” ujar Herfio, Rabu (9/12/2015) sore.

Maka dalam waktu dekat, kata Herfio, Gakkumdu akan membahasnnya bersama. Guna berkordinasi sembari pelapor melengkapi syarat formil dan materil saat memberikan laporan.

“ Saat ini belum dipastikan, apakah masuk pidana pemilu atau pidana umum,” jelasnya.

R24/awa/dik

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Jeff
Rabu, 16 Desember 2015 10:48 wib
Harus
Sri wahyuni
Rabu, 16 Desember 2015 10:11 wib
Pak walikota . . Tlng ya tepatin semua janji- janji ny ! Jngn cm omdo .
Nofrizal
Kamis, 10 Desember 2015 23:16 wib
Siapapn yg jd walikota dumai hrs bsh amanah Krn jabatan adalah amanah
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru