riau24 Pedagang Korban Kebakaran Diminta Satu-Satu Masuk Ambil Barang Dagangan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pedagang Korban Kebakaran Diminta Satu-Satu Masuk Ambil Barang Dagangan

1
Pedagang perabot yang mendapat izin masuk menjemput barang dagangan
Berita Riau -  Pedagang Korban Kebakaran Diminta Satu-Satu Masuk Ambil Barang Dagangan
Pekanbaru, Riau24.com - Guna menghindari kecelakaan, pedagang korban kebakaran Ramayana diminta satu persatu memasuki kios di dalam untuk menjemput barang dagang yang tersisa. Dengan mendaftarkan nama toko dan memberi satu nama perwakilannya, petugas pun memberikan izin masuk kepada nama yang diberikan tersebut.
 
Demikian disampaikan Lisa, salah satu pedagang perabot yang di temui Riau24.com, Kamis (10/12/2015) disela-sela kesiapannya menyusun barang dagangannya di halaman Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman. 
 
Dikatakannya, pedagang yang ingin masuk menjemput barang dagangan, harus menemui dahulu petugas yang disiapkan pengelola di sekitaran belakang Ramayan. Dimulai dari tadi pagi sekitar pukul 08.00, pos pendaftaran tersebut sudah dibuka dan ramai didatangi pedagang untuk mendaftarkan nama tokonya.
 
"Katanya petugas begitu, satu toko itu satu orang. Karna katanya kalau ramai-ramai masuk kedalam nanti dikhawatirkan ambruk dan mengganggu tugas tim labfor," ujar Lisa menjelaskan
 
Namun demikian, Lisa terlihat sabar yang katanya menunggu sejak pagi tadi. Begitu nama tokonya dipanggil, Lisa pun bergegas menyuruh salah satu karyawannya untuk menjemput barangnya di dalam jika masih ditemukan ada yang masih utuh.
 
"Alhamdulillah, masih ada yang utuh dan tidak terbakar. Semoga kawan-kawan pedagang lainnya mendapat nasib yang sama seperti saya," katanya.

R24/kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Ritha
Jumat, 11 Desember 2015 12:40 wib
Turut berduka cita..
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru