riau24 Kebakaran Ramayana Diduga Sumber Api Dari Blok B1 | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Kebakaran Ramayana Diduga Sumber Api Dari Blok B1

0
Waka Polresta Pekanbaru AKBP S Putut Wicaksono
Berita Riau -  Kebakaran Ramayana Diduga Sumber Api Dari Blok B1
Pekanbaru, Riau24.com- Penyebab kebakaran Pasar Sukaramai Ramayana Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, sudah terungkap. Titik api diduga berasal dari salah satu kios di lorong B1 lantai dasar. Terungkapnya masalah itu, hasil penyelidikan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Medan, Sumatra Utara, Jumat (11/12/2015).

Sudah dua hari,  tim Labfor Medan melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pencarian bukti penyebab kebaran pasar tersebut, dilakukan setelah api mulai reda. Tim Labfor bersama anggota Polresta Pekanbaru dan petugas pemadam kebakaran menyisir dalam gedung pasar.

Tim Labfor Medan terlihat memakai Rompi  warna hitam dan memotret lokasi pasar yang terbakar dari berbagai sisi. Untuk melakukan penyisiran dalam gedung, Tim Labfor mengguanakan alat bantu oksige dan masker.

 " Tugas kita belum selesai. Kita kembali melanjutkan tugas untuk mencari alat bukti lainnya, " kata Waka Polresta Pekanbaru AKBP S Putut Wicaksono.

Putut mengatakan,  hasil kesimpulan sementara dari tim labfor berdasarkan olah TKP, dugaan sumber api berasal dari kios di lorong B1 di lantai dasar Plaza Sukaramai. " Penyelidikan dilakukan Tim labfor belum usai," ujar Putut.

Untuk sementara ini, kata Putut, gedung Ramayan belum dinyatakan aman bagi pengunjung maupun pedagang. " Tim labfor dan ahli konstruksi bangunan melanjutkan tugasnya di TKP," tandas Putut.

Putut menjelaskan, kondisi bagian dalam Ramayana  belum dinyatakan aman."  Gedung Ramayana belum aman. Tunggu sampai benar-benar ada hasil final dari ahli konstruksi bangunan yang telah didatangkan ke TKP," jelas Putut.

R24/har

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru