riau24 Syiah Bantah Serang Rombongan Presiden Nigeria | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Syiah Bantah Serang Rombongan Presiden Nigeria

1
Ajudan kelompok Syiah Nigeria bantah provokasi serangan. (Foto: Leadership.ng)
Berita Riau -  Syiah Bantah Serang Rombongan Presiden Nigeria

Zaria, Riau24.com – Ajudan pemimpin sekte Syiah, Mallam Ibrahim Usman membantah tuduhan tentara Nigeria yang menyatakan anggota kelompoknya telah memprovokasi serangan terhadap rombongan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari. Saat itu Presiden sedang dikawal dalam kunjungannya sebagai tamu untuk menerima penghargaan dari Universitas Negeri Kadanu, Nigeria pada Sabtu 12 Desember waktu setempat.

“(Berita penyerangan) itu adalah kebohongan besar. Bagaimana mungkin, orang-orang tak bersenjata ingin membunuh seorang Kepala Staf Angkatan Darat? Bahkan saya terkejut ketika Sani Kukasheka (juru bicara Angkatan Darat) menyatakan ini,” tukas Ibrahim, sebagaimana dilansir dari The Nation, Minggu (13/12/2015).

Saat tentara Nigeria mengepung rumahnya, pemimpin kelompok Syiah, Sheik Ibrahim El-Zakzaky tidak dapat ditemui. Hanya istrinya dan ajudannya, Mallam Ibrahim Usman serta beberapa anggota sekte menunggui kediamannya.

Usman menekankan kelompoknya selama ini serius menentang penggunaan kekerasan, terutama yang dilakukan Boko Haram. Sehingga berita bahwa pihaknya yang telah memulai bentrokan tidak dapat dipercaya dan tidak beralasan.

Ia menambahkan, beberapa saksi mata mengatakan sekira 10 orang yang tidak bersalah ditembak tentara Nigeria dalam bentrokan tersebut. Jumlah pastinya belum dapat ditentukan sebab korban yang tertembak segera diangkut tentara ke atas truk dan dipindahkan ke suatu tempat.

"Pada sore hari ini (12 Desember 2015) tentara bersenjata terlihat di Bait Hussainiyyah Baqiyyatullah, di Zaria. Ketika anggota gerakan Islam kami sedang melaksanakan pengibaran bendera untuk menyambut hari raya bulan baru Maulud, perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW,” terang Ibrahim.

Bertolak belakang dengan pernyataan juru bicara Angkatan Darat Nigeria, Kolonel Sani Kukasheka Usman yang menuding kelompok syiah memprovokasi bentrokan. Ibrahim justru mengungkap bahwa bentrokan di Zaria telah direncanakan militer Nigeria sebelumnya.

"Mereka datang dengan juru kamera yang siap merekam insiden yang berlangsung secara menyeluruh. Berdasarkan hal tersebut, kami percaya bahwa militer-lah yang telah merencanakan penyerangan ini sebelumnya. Dan mereka telah bertindak sesuai dengan naskah ‘nakal’ mereka,” tandasnya.

Menurut Ibrahim, jika memang pihaknya yang telah merencanakan penyerangan, tentu korban akan berjatuhan dari pihak militer. Namun yang terjadi adalah, puluhan korban yang tewas berasal dari anggotanya.

Informasi terbaru mengungkap bahwa sekira 22 orang tewas dalam bentrokan ini. Sepuluh diantaranya tewas saat bentrokan dengan rombongan presiden di jalan, sedangkan 12 lagi tewas saat penggeledahan di rumah Sheik Ibrahim El-Zakzaky.

R24/rno 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 11:57 wib
ABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru