riau24 Santi Mengeluhkan Pelayanan Laboratorium Klinik Thamrin saat Pengambilan Sample Darah | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Santi Mengeluhkan Pelayanan Laboratorium Klinik Thamrin saat Pengambilan Sample Darah

0
Kantor Laboratorium Klinik Thamrin Pkeanbaru
Berita Riau -  Santi Mengeluhkan Pelayanan Laboratorium Klinik Thamrin saat Pengambilan Sample Darah
Pekanbaru, Riau24.com - Dalam melakukan mengecek kesehatan, Santi memakai jasa Laborotarium Klinik Thamrin Cabang Pekanbaru di Jalan Tuanku Tambusai. Tetapi, pada pengecekkan kesehatannya yang dimulai dengan pengambilan sample darah. Hal ini dikeluhkan.
 
"Saya bukan kali ini memakai jasa dari Laboratorium Klinik Thamrin. Tetapi, tadi pagi saat pengecekan
kesehatan secara rutin tiga bulan sekali. Ini sangat mengecewakan. Ketika pengambilan sample darah ini, terkesan petugas dikirim tidak profesional," ungkap Santi.
 
Memang katanya, tadi itu petugas Laboratorium Klinik Thamrin yang bernama Luber datang ke rumah. Dan juga melakukan pemeriksaan atau pengecekan rutin. Kemudian selanjutnya petugas ambil sample darah. Tetapi saat itu, terkesanya petugas tidak profesional.  
 
"Sebab setelah jarum suntik yang pengambil darah itu ditancapkan. Tetapi darah yang keluar itu tidak lancar, malah terasa sakit. Malah, petugas itu ingin pindahkan jarum suntik pada bagian tubuh lainnya, yaitu dekat jari. Saya menolaknya dan menyudahi," ujarnya.
 
Warga di Jalan Parit Indah ini pun menambahkan, kondisi ini sangat jelas membuat tidak nyaman. Hal ini sangat disayangkan kebijakkan manajemen di Laboratorium Klinik Thamrin, terkesan tidak mehargai kenyamanan pasien. Bekas jarum suntik terasa membengkak.
 
Dalam kesempatan itu, sambung suami Santi diketika mendampingi ini mengatakan, dikarena petugas dikirim manajemen Laboratorium Klinik Thamrin ini tidak profesional dalam melaksanakan tugas. "Kita berencana memperkarakan hal ini ke jalur hukum," katanya.
 
Sementara terkait ini dikonfirmasi kepada manajemen Laboratorium
Klinik Thamrin Pekanbaru. Hal itu dijawab Lily selaku pimpinan yang didampingi Mimi Meilana, beserta petugasnya Luber. Bahwa, hal ini tidak semestinya disampaikannya itu kepada pihak media.
 
"Harusnya, ini tidak terjadi. Sebab itu dapat diselesai dengan secara penanganan kembali. Dan juga ini bukan malpraktek. Kenapa harus disampaikan ke media. Lagi pula, kami disini ada penanganan akan keluhan pasien. Tapi tidak seperti ini caranya," ungkap Lily.
 
Sementara itu Mimi Meilana juga menambahkan, setelah pihaknya menerima laporan kegagalan dari petugas yang ditugaskan. Hal itu, disikap menjumpai dan datang ke kediaman konsumen. Tetapi tidak berhasil menemui, sebab diketika itu konsumen tidak ada.
 
"Saya sudah datang ke rumahnya Santi tersebut. Tapi tidak berhasil menjumpai, karena security yang ada disana menyebutkan sedang tidak dirumah. Yang jelas kami ini sudah ada niat untuk menjumpai, konsumen yang mengeluhkan hal itu," kata Mimi Meilana.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru