riau24 Polda Riau Diminta Tangkap dan Penjarakan Pimpinan Perusahaan yang Melanggar Hukum | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Polda Riau Diminta Tangkap dan Penjarakan Pimpinan Perusahaan yang Melanggar Hukum

0
Berita Riau -  Polda Riau Diminta Tangkap dan Penjarakan Pimpinan Perusahaan yang Melanggar Hukum
 
Pekanbaru, Riau24.com - Massa yang berasal Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Radar, minta Polda Riau ini segera menangkap dan memenjarakan dari sejumlah pimpinan manajemen perusahaan perkebunan yang nakal.
 
Aksi massa terjadi, Selasa(15/12) ini, setelah beranjak dari institusi Kanwil Menkumham mereka juga mendatangi Polda Riau. Di dalam orasinya mereka berharap pada Kapolda Riau penjarakan itu Dirut dan jajaranya, karena menggarap hutan lindung seluas 2300 Ha di bukit Suligi Desa Tandun.
 
Ahmad Rio selaku Korlap berujar, menggarap hutan lindung seluas 2300 Ha yang di bukit Suligi Desa Tandun, Kabupaten Rohul sangat merugikan. "Bahwa masih banyak PR pihak kepolisian mengungkap perusahaan-perusahaan perusak hutan di Provinsi Riau, karena itu merugikan negara," ujarnya.
 
Seharusnya, sambung Ahmad ini, dengan banyak pejabat Riau yang telah menjadi korban tetapi minim dari pihak perusahaan dijadikanya tersangka. Bukanya seperti yang sekarang ini. LSM Radar dengan ini minta Kapolda koordinasi juga sama pemerintah pusat.
 
Seperti diketahui, katanya, untuk saat ini terdata ada kelebihannya lahan dimiliki PT PR, IKPP, Duta Palma, PT PN-V dan perusahaan lainnya. Dan jikalau ternyata dari penyelidikan tersebut didapatkan data dan juga ditemukan sisa dari lahan yang diusulkan maka lahan tersebut harus dikembalikan.
 
Hingga berita ini diturunkan, aksi massa LSM Radar di Polda Riau masih berlanjut. Namun, didalam ini belum ada juga tanggapan dari pihak Mapolda Riau. Sehingganya ini aksi massa tersebut mulai ada yang naik emosi. Tapi masih saja terkendali.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru