riau24 Batan: Pembangunan PLTN Sebuah Keharusan | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Batan: Pembangunan PLTN Sebuah Keharusan

0
Indonesia yang diwakili Kepala BATAN, Djarot S. Wisnubroto melakukan pertemuan Bilateral dengan ROSATOM, AREVA, dan ANSTO.
Berita Riau -  Batan: Pembangunan PLTN Sebuah Keharusan

Jakarta, Riau24.com - Badan Tenaga Nuklir Nasional/Batan menyatakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sudah menjadi keharusan saat ini, jika ingin melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (PJMN) 2005 -2025.

Deputi Bidang Teknologi, Batan, Taswanda Taryo menuturkan penggunaan nuklir sebagai sumber energi harus dimulai saat ini, karena meski pun berbagai energi telah digunakan masih saja mengalami kekurangan.

"Kami harus berpikir kalaupun dimaksimalkan tetap ada kekurangan. PLTN bukan alternatif tapi keharusan," kata Taswanda, di Jakarta, Senin (14/12/2015).

Taswanda menuturkan, jika pemerintah merencanakan pembangunan PLTN sampai 2025 maka tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk mengambil keputusan. Hal itu karena membangun PLTN membutuhkan waktu yang panjang.

"PLTN kita perlu waktu butuh 10 tahun. Kalau pembangunan hingga PLTN 2025 ini waktu yang tepat, sebuah kenyataan PLTN membutuhkan," tutur dia.

Selain itu, pembangunan PLTN dapat meningkatkan bauran energi, yang telah diarahkan Presiden Joko widodo (Jokowi) mengenai penggunaan Energi Baru Terbarukan ‎mencapai 23 persen pada 2025. Saat ini komposisi EBT dalam bauran energi baru mencapai 10 persen.

"Sekarang diketahui kalau Indonesia sedang galakkan EBT, misalnya saja geothermal, microhydro, hingga matahari. PLTN ini menjadi salah satu sumber untuk mencapai energy mix,"‎ ujar dia.

R24/rno

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru