riau24 Tipu Korban Rp150 juta, Dukun Pengganda Uang Ditangkap | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Tipu Korban Rp150 juta, Dukun Pengganda Uang Ditangkap

0
Dua tersangka CA dan CH saat diamankan di Polsek Senapelan
Berita Riau -  Tipu Korban Rp150 juta, Dukun Pengganda Uang Ditangkap
Pekanbaru, Riau24.com - Tim Opsnal Reskrim Polsek Senapelan Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang, Minggu (13/12/2015) pukul 10.30 WIB kemaren.

Dua tersangka bernama CA (33) dan CH (41). Keduanya berasal dari Bengkalis dan tinggal di Pekanbaru di sebuah kos di Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan.

Pihak Kepolisian mengungkap kasus ini dari laporan korban Rusli yang telah mengaku telah tertipu Rp165 juta.

Ceritanya begini, tersangka CA saat ini lagi dililit hutang sebanyak Rp30 miliar karena mengikuti sebuah bisnis besar.

Namun, tidak ada akal lagi untuk menembus utang tersebut, ia pun berpura menjadi dukun.

Dukun dipanggil Datuk, memiliki minyak sakti yang bisa menggandakan uang yang lebih banyak. Lantas, CA mencari 'pemodal'  untuk bisa menggandakan uang.
 
Untuk menggandakan uang, Datuk mengatakan harus ada uang untukbmembeli minyak seharga satu botolnya Rp10 juta.

Rusli lah yang menjadi korban yang pada akhirnya memberikan Rp40 juta untuk empat botol minyak sakti tersebut.

Kemudian korban diyakinkan lagi oleh tersangka CH agar percaya kalau si Datuk bisa menggandakan uang tersebut.

" Ini ada uang lima miliar. Tapi syaratnya harus ada uang Rp50 juta dulu," rayu CH pada korban saat itu.

Lalu mereka bertemu dengan Datuk dan memulai ritualnya di dalam kamarnya.

Korban di suruh menunggu diluar. Brakk, kemudian dengar suara benda yang jatuh dari plapon kamar Datuk. 
 
" Ya, itu uang yang jatuh," kata tersangka CA yang  diwawancarai Riau24.com , Rabu (16/12/2015).

Setelah dua hari, Datuk menghubungi korban untuk mengirimkan uang sebanyak Rp150 juta. Uang sudah dikirim tapi belum juga terngandakan. 
 
Akhirnya korban merasa tertipu dan mendatangi rumah Datuk lalu masuk ke kamar, ternyata isinya kosong. Korban mencari dua tersangka ini, sampai dapat dan diminta pertanggung jawaban.

Kedua tersangka mengaku akan mengganti uang korban sebanyak Rp200 juta tersebut dengan ditulis perjanjian diatas hitam putih.

" Saya kecewa sama Datuk. Katanya dibagi sama, tapi tidak ada," kesalnya.

Karena takut dua tersangka itu lari, Korban langsung melaporkannya ke Mapolsek Senapelan, Jumat (11/12/2015) lalu.

Tim Opsnal bertindak cepat dan berhasil mengamankan dua tersangka ini.

Kanit Reskrim Polsek Senapelan, Ipda Abdul Halim SE menjelaskan, kedua tersangka ini mencoba berkilah tidak mau dijadikan tersangka. Bahkan dihadapan polisi tersangka CA tampak leluasa seperti tidak bersalah.

"Dua tersangka ini dugaan kita bersekongkol untuk mengelabui korban. Keduanya kita jerat  Pasal 378 Jo Pasal 56 dengan ancaman empat tahun penjara," jelasnya.

R24/awa/kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru