riau24 Pohon Tua di Pekanbaru Mengancam Keselamatan Warga | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pohon Tua di Pekanbaru Mengancam Keselamatan Warga

0
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru Edwin Supradana
Berita Riau -  Pohon Tua di Pekanbaru Mengancam Keselamatan Warga
Pekanbaru, Riau24.com- Pohon-pohon tua berusia puluhan tahun masih ditemui di kawasan Kota Pekanbaru. Apalagi,  memasuki musim hujan di sertai angin kencang belakangan ini, pohon-pohon  tua rentan tumbang dikuatirkan dapat mengancam keselamatan pengendara dan warga.

Untuk mengantisipasi, tumbangnya pohon-pohon tua di kawasan Kota Pekanbaru tentu perlu perawatan dan pemangkasan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru. Karena, dikawasan yang ditemui pohon-pohon tua, banyak pengendara yang melintas. Kemudian, dijadikan juga oleh masyarakat tempat berlindung.

Pohon-pohon tua tersebut, sewaktu-sewaktu dapat mengancam keselamatan masyarakat. Pohon-pohon tua yang rawan itu, didapati di Kawasan Jalan Protokol dan Taman Hutan Kota Pekanbaru.

Kepala DKP Kota Pekanbaru Edwin Supradana mengatakan, pohon-pohon tua di Jalan Protokol selalu dirawat dan pemotongan dahan dan ranting untuk antisipasi tumbang disaat  musim hujan. " Kita tetap melakukan perawatan pohon-pohon tua di wailayah Kota Pekanbaru," kata Edwin Pradana, kepada Riau24.com melalui telepon seluler, Rabu (16/12/2015).

Edwin mengungkapkan, perawatan pohon-pohon tua selalu rutin dilakukan. " Untuk pemotogan dahan dan ranting dilakukan pada malam hari. Kita menurunkan tim untuk melakukan pemangkasan," jelas Edwin.

Edwin menuturkan, saat malam minggu anggota juga diturunkan untuk memangkas dahan dan ranting yang rentan tumpang. " Kita tetap antisipasi agar pohon-pohon tua tidak tumbang,' ucap Edwin.


R24/har
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru