riau24 Obama Jual Senjata Senilai Rp25,3 Triliun ke Taiwan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Obama Jual Senjata Senilai Rp25,3 Triliun ke Taiwan

1
Kendaraan tempur amfibi yang dipamerkan dalam parade Hari Kemerdekaan Taiwan 11 Oktober 2015. (FotoL Reuters)
Berita Riau -  Obama Jual Senjata Senilai Rp25,3 Triliun ke Taiwan

Washington DC, Riau24.com – Pemerintahan Presiden Barack Obama secara resmi telah memberi tahu Kongres AS bahwa Negeri Paman Sam siap menjual paket senjata untuk Taiwan dengan nilai kontrak sebesar USD1,8 miliar atau sekira Rp25,3 triliun.

Paket senjata untuk Taiwan itu termasuk dua frigat, rudal antitank, kendaraan tempur amfibi, dan peralatan tempur lainnya.

Keputusan dan kewenangan tersebut datang setahun setelah Kongres AS meloloskan undang-undang yang menyetujui penjualan senjata AS ke Taiwan. Ini merupakan yang pertama dalam empat tahun terakhir, AS resmi menjual senjata dalam jumlah besar ke Taiwan.

AS sejatinya tahu kebijakan penjualan senjata ke Taiwan itu akan menuai respons ataupun protes dari China. Gedung Putih mengatakan tidak ada perubahan di AS tentang kebijakan ‘One China’. China hingga masih menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang membangkang. AS juga tidak secara resmi mengakui Taiwan sebagai negara.

Menurut pihak Gedung Putih, kewenangan itu diikuti pemberitahuan penjualan senjata sebelumnya oleh pemerintah sebesar lebih dari USD12 miliar di bawah ‘Taiwan Relation Act’.

”Kebijakan lama kami mengenai penjualan senjata ke Taiwan selalu konsisten dalam enam pemerintahan AS yang berbeda,” ujar Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Myles Caggins, seperti diwartakan Reuters, Kamis (17/12/2015).

“Kami sejatinya tetap berkomitmen pada kebijakan ‘One China’. Namun, hal yang kami lakukan ini dibawah ‘Taiwan Relations Act’ dan kami tetap ingin Taipei memastikan dapat mempertahankan keamanannya sendiri secara kredibel,” sambungnya.

Penjualan senjata AS oleh pemerintahan Obama muncul di tengah periode ketegangan antara AS dan China atas konflik Laut China Selatan (LCS), di mana Gedung Putih telah mengkritisi klaim dan proyek pulau buatan China di wilayah perairan sengketa itu.

R24/rno 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 11:58 wib
ABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru