riau24 Setya Novanto Diputus Bersalah, Fadli Zon Malah ke Kuwait | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Setya Novanto Diputus Bersalah, Fadli Zon Malah ke Kuwait

1
Ketua DPR RI Setya Novanto (kanan) bersama Wakil Ketua DPR Fadli Zon usai menggelar jumpa pers mengenai pertemuan dengan Donald Trump di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 14 September 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Berita Riau -  Setya Novanto Diputus Bersalah, Fadli Zon Malah ke Kuwait
Jakarta, Riau24.com - Saat Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat sedang mempertimbangkan sanksi bagi Ketua DPR Setya Novanto, salah satu wakilnya, yakni Fadli Zon, pergi ke Kuwait untuk menemui Emir Kuwait, Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah.

Kedatangan politikus Gerindra itu berkaitan dengan kedudukannya sebagai Presiden GOPAC (Global Organization of Parliamentarians Against Corruption). Dalam pertemuan itu, Fadli Zon mengapresiasi Kuwait atas dukungan yang telah diberikan negara itu bagi GOPAC.

"Kontribusi Kuwait sangat signifikan bagi GOPAC. Kuwait telah mendonorkan US$ 6 juta bagi keberlangsungan organisasi GOPAC dalam tiga tahun terakhir," kata Fadli Zon seperti dikutip dalam siaran tertulisnya pada Rabu, 16 Desember 2015.

Setelah bertemu Emir Kuwait di Istana Al Bayan, Fadli Zon juga menemui ketua parlemen Marzouq Al Ghanim di gedung parlemen. Fadli Zon disambut secara formal dalam rapat paripurna yang juga dihadiri 15 menteri di negara itu.

Bertolak belakang dengan Fadli Zon, Setya Novanto—yang selama ini ia bela—dinyatakan bersalah oleh mayoritas anggota MKD. Saat ini sudah sembilan anggota MKD yang menghendaki politikus Golkar itu dihukum sedang, sementara enam anggota MKD mempertimbangkan untuk dihukum berat.

Putusan mengejutkan justru datang dari anggota MKD dari Fraksi Golkar, Ridwan Bae dan Adies Kadir. Mereka menyatakan ada indikasi pelanggaran berat. Padahal, dalam beberapa sidang MKD lalu, mereka terlihat menghambat jalannya persidangan. Misalnya, meminta bukti rekaman yang dilaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said harus divalidasi, meragukan ahli bahasa Yayah Bachria Mugnisjah, hingga mencecar Sudirman dan Maroef Sjamsoeddin dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan keduanya.

Jika MKD memutuskan Setya bersalah dengan sanksi sedang, ia bakal dicopot dari kedudukannya sebagai Ketua DPR.

R24/awa/tem 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 07:01 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru