riau24 Pemadaman Listrik Menambah Penderitaan Masyarakat | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pemadaman Listrik Menambah Penderitaan Masyarakat

0
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Mulyadi
Berita Riau -  Pemadaman Listrik Menambah Penderitaan Masyarakat
Pekanbaru, Riau24.com- Pemadaman listrik secara bergilir di Wilayah Kota Pekanbaru belum berakhir dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN).  Ditambah lagi, kenaikan dasar tarif listrik disaat ekonomi masyarakat masih lesu. Tentu menambah penderitaan masyarakat.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru Mulyadi menilai, kinerja PLN tidak becus. " Buruknya pelayanan PLN dengan jadwal pemadaman yang tidak kunjung usai.  Masalah ini, menambah daftar penderitaan masyarakat Kota Pekanbaru," kata Mulyadi, Kamis (17/12/2015).

Mulyadi mengatakan,  masyarakat merasakan penderitaan dengan pemadaman berglir tersebut. Apalagi,  ada kebijakan naiknya Tarif Dasar Listrik (TDL). "Beban masyarakat sudah banyak. Jangan dibuat sulit. Pemadaman jelas meresahkan," ucap Mulyadi.

Mulyadi menuturkan, pihak PLN selalu memakai cara-cara klasik untuk memberikan alasan kepada masyarakat. Seperti, kekurangan debit air saat musim kemarau. Disaat kelbihan debit air, muncul lagi alasan.  " Alasan Ini terkesan dibuat-buat. Selama ini tidak ada sistem kerja profesional PLN kepada konsumennya. Itu fakta dan disadari oleh konsumen di Indonesia, " sebut Mulyadi.

Mulyadi meminta,  PLN membenahi sistim kerja yang buruk. Kemudian,  ditindak lanjuti oleh pemerintah. " Hampir 20 tahun buruknya  kinerja dan pelayanan PLN. Mereka menuntut masayarakat membayar kewajiban. Tapi tidak diikuti pelayanan yang sempurna," tutur Mulyadi.

Menurut Mulyadi, sudah saatnya pemerintah cerdas mengatasi permasalahan ini. " Jangan dibiarkan berlarut-larut. Tidak salah pemerintah membuka kran bagi pemasok listrik swasta yang dijadikan kompetitior, seperti halnya jaringan telekomunikasi dan televisi sekarang sudah bersaing ketat, sehingga bisa memberikan pelayanan baik nantinya bagi masyarakat," cetus Mulyadi.

R24/har
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru