riau24 Perumahan Ini Beri Kemudahan bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Perumahan Ini Beri Kemudahan bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

0
Berita Riau -  Perumahan Ini Beri Kemudahan bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Riau24.com – Mendukung BPJS Ketenagakerjaan, PT Budi Langgeng Persada meluncurkan Program Total Benefit BPJS Ketenagakerjaan di Perumahan Grand Cikarang City (GCC), Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi. Melalui program ini, para peserta mendapatkan manfaat ganda, yakni manfaat finansial dan non-finansial.

“Kami adalah pengembang pertama yang siap mendukung Program Total Benefit BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan uang muka yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu dan berarti bagi calon pembeli potensial di Perumahan Grand Cikarang City,” jelas Asmat Amin, Direktur Utama PT Budi Langgeng Persada dalam siaran pers yang diterima Rumah.com.

Dia menambahkan, dari total 1.800 unit yang dipersiapkan, sebagian sudah terbangun.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Jeffry Haryadi menuturkan, peluncuran Program Total Benefit ini sekaligus untuk menyosialisasikan salah satu manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para peserta yang terdiri dari Housing Benefit, Food Benefit, Transportation Benefit, Education Benefit, dan Health Benefit.

“Di wilayah Cikarang sendiri, BPJS Ketenagakerjaan telah bekerjasama dengan developer untuk dapat menyediakan 1.800 rumah sehat dan layak huni serta terjangkau bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Jeffry.

Syarat dan Ketentuan
Syarat yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat ini, imbuh Jeffry, adalah dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama minimal satu tahun, tertib administrasi, dan tertib iuran serta bukan perusahaan PDS (Perusahaan Daftar Sebagian) upah/tenaga kerja. Selain itu, rumah yang diajukan juga merupakan rumah pertama peserta.

Seluruh proses pengajuan KPR ini mengacu pada syarat dan ketentuan yang berlaku di bank penyalur serta otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan. Jenis pinjaman yang disediakan Housing Benefit ada dua: Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Pinjaman Uang Muka (PUM) yang diberikan kepada peserta melalui bank penyalur.

Bunga KPR yang dibebankan pada peserta hanya sebesar 5% untuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada KPR subsidi. Sementara KPR non-subsidi dibebankan bunga sesuai dengan BI Rate ditambah 3% per tahun dengan sistem anuitas. Jangka waktu maksimal yang diberikan untuk KPR, baik subsidi maupun non-subsidi, adalah 20 tahun.

R24/rno 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru