riau24 "Core Bisnis dari BUMD PT PER tak Jelas" | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

"Core Bisnis dari BUMD PT PER tak Jelas"

1
Ketua Komisi C DPRD Riau Aherson
Berita Riau -
Pekanbaru, Riau24.com - Setakat ini, keberadaan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Riau banyak yang tidak jelas core bisnisnya. Sehingga masih tetap menuai persoalan. Salah satunya adalah PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PT.PER).
 
"Sejumlah dari BUMD yang ada di Provinsi Riau masih tetap menuai persoalan. Salah satunya adalah PT PER yang core atau area dari bisnisnya tidak jelas. Kita melihat disini core bisnis yang tidak jelas. Apakan pada profit atau memang pelayanan ke masyarakat," sebut Aherson.
 
Ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Riau menjawab wartawan. Dikatakannya, sampai sekarang ini sebagai mitra kerja, belum ada mendapatkan penjelasan seperti apa core bisnisnya. Kalau tujuan memang profit, makanya harus memberikan deviden.
 
"Kalau mereka memang corenya profit tentu deviden. Yang artinya, devidennya harus dipertanggung jawabkanya kepada masyarakat. 
Tapi itu yang tidak jelas. Karena, saat mendapat untuk itu katanya profit, namun ketika mengambil dana berdalih untuk pelayanan," ujarnya.
 
Makanya, kata Politisi Demokrat dari Dapil Inhu-Kuansing ini, akan meminta keterangan secara jelas kemana arahnya dibawa BUMD PT PER. Karena ini permodalan, maka harus jelas peruntukkannya penggunaan dana APBD 'disuntik' kepada lembaga keuangan non bank tersebut.
 
"Nah, inilah yang juga nantinya itu dipertanyakan. Dan juga bersama atas nama Komisi C ini meminta data kepada PT PER, siapa saja itu yang mendapat pinjaman atau modal. Karena kabarnya, PT PER juga mendanai pengusaha besar untuk perkebunan. Kalau seperti ini, jelas salah," katanya.
 
Dikesempatan itu Aherson, juga memaparkan ini, sejak berdirinya BUMD PT PER tersebut habiskan Rp70 milyar, dan baru Rp2 Milyar memberikan deviden atau kepada daerah. Tentunya hal ini sambung Aherson sudah tidak benar yang dilakukan BUMD tersebut. Sebab hanya ini habiskan uang rakyat.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Kenshin Himura
Sabtu, 19 Desember 2015 01:27 wib
Kapan rencana komisi C hearing dengan PT PER. Dan mengapa kata Aherson, modal dari PT PER tidak boleh diberikan untuk pengusaha besar perkebunan. Apa sikap tindak lanjutnya ke BUMD jika sudah jelas" PT PER ini dianggapnya tidak bekerja dengan baik.
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru