riau24 Musnahkan Barang Ilegal Ditaksir 2,7 M, Para Pelakunya Belum Diketahui | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Musnahkan Barang Ilegal Ditaksir 2,7 M, Para Pelakunya Belum Diketahui

0
Pemusnahan Barang ilega hasil penindakan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, di TPA Sungai Beringin.
Berita Riau -  Musnahkan Barang Ilegal Ditaksir 2,7 M, Para Pelakunya Belum Diketahui

Inhil, Riau24.com - KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, musnahkan barang ilegal hasil penindakan selama tahun 2014 hingga 2015 yang ditaksir kerugian negara mencapai Rp 1,3 Miliar, di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (18/12/2015).

Dimana, barang-barang ilegal yang dimusnahkan tersebut hasil penindakan dari 11 kasus, diantaranya, rokok khusus kawasan bebas sebanyak 375 carton dan 436 slop, 11 carton minuman beralkhol, 842 karung pakaian bekas, 60 cace minuman ringan dengan total keseluruhan mencapai Rp 2,7 Miliar.

Usai melakukan pemusnahan Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo mengatakan pemusnahan barang milik negara ini merupakan salah satu kontribusi Beacukai Tembilahan, sebagai unit menjaga keamanan terhadap pemasukan dan pengeluaran barang ilegal daei daerah kepaeanan, maupun kawasan bebas khususnya Batam.

"Ada sebanyak 11 penindakan barang impor, barang dari kawasan bebas serta barang kena cukai yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undagan yang berlaku, maka itu harus dimusnahkan hari ini, yang telah disetujui oleh Kementrian Keuangan" ungkap Gunawan.

Karena barang ilegal tersebut, bisa menimbulkan kerugian negar, seperti halnya, tergangunya stabilitas pasar dalam negeri serta tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen.

Lanjutnya, ia berharap kedepannya dengan penindakan yang dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, bisa menimbulkan efek jera bagi para pelaku.

Tapi disayangkan, dari 11 penindakan tersebut, dari hasil penyelidikan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan belum ditemukan para pelakunya, baik itu penjual maupun pembeli.

"Tapi yang jelas, pemusnahan ini akan menimbulkan kerugian bagi pemilik modal," pungkas Gunawan.

R24/awa/rgo

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru