riau24 Edarkan Ektasi, Oknum Polisi Ditangkap | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Edarkan Ektasi, Oknum Polisi Ditangkap

0
Tersangka Ir, saat diamankan di ruang Satresnarkoba Polresta Pekanbaru
Berita Riau -  Edarkan Ektasi, Oknum Polisi Ditangkap
Pekanbaru, Riau24.com - Peredaran narkotika jenis ektasi di Pekanbaru semakin mengkhawatirkan. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru berhasil menciduk satu orang tersangka pengedar berinisial Ir (30), Kamis (17/12/2015) pukul 17.00 WIB, kemarin.

Penangkapan Ir berawal dari informasi yang didapat tim Satresnarkoba yang melakukan pengejaran.

"Kita dapat informasi ada transaksi narkotika jenis ektasi, lalu kita lacak kebaradaannya di Pekanbaru," kata Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH kepada Riau24.com, Jumat (18/12/2015).

Dikatakan Iwan, tersangka Ir ini merupakan anggota Polri aktif yang bertugas di Polres Kabupaten Meranti saat ini.

Sebelum penangkapan, lanjut Iwan, petugas sempat mengikuti tersangka dan digerebek di Jalan Setia Budi karena diduga melakukan transaksi narkotika jenis ektasi merek Apel warna hijau.

Tersangka sempat mengaku seorang anggota TNI dan mencoba melawan. Namun, petugas bertindak tegas dan langsung membawanya ke Mapolres.

Dijelaskan lagi, tersangka saat itu sempat melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor jenis Matic. Petugas pun melakukan pengejaran hingga di simpang lampu merah Jalan Sam Ratulangi persis di samping kantor Polresta Pekanbaru, tersangka akhirnya berhasil ditangkap.

"Kita geledah dapat 100 butir disimpan dalam kotak rokok," jelas Iwan.

Menurutnya, tersangka Ir ini memasarkan ektasi di Pekanbaru yang dibawa dari Meranti sebanyak 1000 butir dan dijual kepada dua tujuan pemesan di Kampung Dalam, Senapelan.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, barang haram tersebut diduga didapati dari Ra (30) yang juga aktif sebagai Polri  di Polres Kabupaten Meranti.

"Kuat dugaan kita, barang diambil di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru," kata Iwan lagi.

Lebih lanjut, pihak Satresnarkoba Pekanbaru sambung Iwan, masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. Alasannya, tersangka Ra yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), masih dilakukan pengejaran yang diduga masih ada tiga bungkus narkotika lagi jenis ektasi dan dua ons sabu.

Sementara pengakuan tersangka Ir, kata Iwan barang tersebut hanya diperbantukan untuk dijual kepada pemesan di Pekanbaru. 

"Tersangka hanya ikut bantu jual dan baru kali ini dia terlibat," katanya.

Atas pertanggungjawaban, tersangka, Ir dijerat dengan Pasal 112 Jo 114 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

R24/awa/kur
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru