riau24 CdM Olimpiade 2016, Prioritaskan Jumlah Partisipasi Atlet | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

CdM Olimpiade 2016, Prioritaskan Jumlah Partisipasi Atlet

0
Foto: Martinus Adinata
Berita Riau -  CdM Olimpiade 2016, Prioritaskan Jumlah Partisipasi Atlet
Jakarta, Riau24.com - Ketua Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 mendatang, Raja Sapta Okto Hari, melakukan rapat perdana di kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jumat (18/12/2015).

Raja Sapta menyebut rapat itu sebagai 'kick-off' tim CdM. Selain itu juga dalam rapat itu menjadi kesempatan untuk bertemu dengan Satlak Prima dan pengurus-pengurus besar (PB) persatuan olahraga prestasi yang berpotensi masuk ke Olimpiade.

Adapun PB dari cabang olahraga prestasi yang turut hadir dalam rapat itu berasal dari cabang Bulutangkis, Voli Pantai, Taekwondo, Panahan, Dayung, Atletik, dan Sepeda.

"Kita mendengarkan beberapa info awal yang nanti akan dilanjutkan dengan surat resmi dari KOI dan CdM, Senin (21/12/2015) nanti, untuk pengajuan persyaratan akreditasi awal," ujar Raja Sapta di kantornya, Jumat (18/12/2015).

"CdM juga mengagendakan kunjungan ke tiap cabang olahraga mulai Desember hingga Januari mendatang, untuk melihat kesiapan mereka."

Akreditasi merupakan masalah penting menjelang bergulirnya Olimpiade tahun depan. Pasalnya, kata Raja, akreditasi itu menentukan jumlah kontingen Indonesia yang dapat ditampung di kampung atlet di Brasil.

Setiap negara kontestan Olimpiade mendapatkan akreditasi sebesar 50 persen dari jumlah atlet yang mereka kirimkan.

Menurut Raja Sapta, jumlah akreditasi itu menjadi penting agar atlet-atlet yang terbang ke Brasil mendapatkan penerimaan dan perawatan yang baik.

Raja Sapta mengatakan pihaknya ingin menghindarkan terulangnya kejadian di Sea Games 2015 lalu. Saat itu ada 522 atlet Indonesia yang dikirim, sedangkan tenaga medis dan fisioterapis hanya empat dokter dan delapan tukang pijat.

"Jadi kepentingan saya sebagai CdM untuk saat ini bukan masalah medalinya dulu, tapi tiket menuju Olimpiade dulu karena akreditasi hanya bisa diberikan 50 persen dari jumlah atlet," ujar Raja Sapta melanjutkan.

"Jika atlet sedikit (yang lolos ke Olimpiade), tim pendukungnya juga akan sedikit sehingga akan sangat merugikan (kontingen Indonesia)."

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru