riau24 Jet AS Kembali Terbang di Pulau Sengketa Laut China Selatan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Jet AS Kembali Terbang di Pulau Sengketa Laut China Selatan

1
China membangun Kepulauan Spratly di perairan sengketa di Laut China Selatan. (U.S. Navy/Handout)
Berita Riau -  Jet AS Kembali Terbang di Pulau Sengketa Laut China Selatan
Jakarta, Riau24.com - Beijing melontarkan protes lantaran pada pekan lalu, pesawat militer B-52 milik Amerika Serikat terbang dalam radius 2 mil laut dari Spratly Islands, kepulauan buatan China di lahan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Juru Bicara Pentagon, Bill Urban, mengatakan bahwa AS memang rutin melakukan latihan operasi B-52 di Laut China Selatan. 
"Misi ini dirancang untuk melatih kesiapan dan mendemonstrasikan komitmen kami untuk terbang, berlayar, dan beroperasi di manapun yang diizinkan di bawah hukum internasional," ujar Urban seperti dikutipReuters, Sabtu (19/12/2015).

Seorang pejabat militer AS yang enggan diungkap identitasnya mengakui bahwa pesawat tersebut tersasar ke dalam radius 12 mil laut dari Kepulauan Spratly.

Namun menurut Urban, tak ada rencana bagi B-52 untuk terbang dalam jarak 12 mil laut dari pulau buatan tersebut.

"China menghubungi kami mengenai pola penerbangan dalam misi pelatihan belakangan ini. Kami akan meneliti hal tersebut," ujar Urban seperti dikutipReuters.

Urban juga mengatakan, latihan tersebut bukan bagian dari misi kebebasan navigasi seperti yang dilakukan USS Lassen pada Oktober lalu. 

Kapal perang AS tersebut melakukan patroli di Kepulauan Spratly, wilayah kaya minyak dan gas yang juga diklaim oleh Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.

AS mengatakan akan melakukan patroli rutin di wilayah tersebut atas dasar asas kebebasan berlayar di perairan internasional.

Sebelumnya pada November lalu, dua pesawat B-52 juga terbang di atas Kepulauan Spratly. Urban mengatakan bahwa pusat kendali China sebenarnya sudah menghubungi pesawat tersebut. Namun, pesawat itu tetap menjalankan misinya.

Menurut Urban, pesawat itu memang terbang di daerah kepulauan Spratly, namun tak memasuki zona 12 mil laut dan hanya melintas dari dan menuju Guam.

"Pesawat B-52 itu sedang melakukan misi rutin di Laut China Selatan. Kami menerbangkan B-52 di jalur udara internasional di belahan dunia itu setiap saat," ucap juru bicara Pentagon, Peter Cook.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 12:06 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru