riau24 Dugaan Kecurangan di Bonai, Hafith-Nasrul Ajukan Gugatan Pilkada Rohul ke MK RI | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Dugaan Kecurangan di Bonai, Hafith-Nasrul Ajukan Gugatan Pilkada Rohul ke MK RI

12
Hafith-Nasrul
Berita Riau -  Dugaan Kecurangan di Bonai, Hafith-Nasrul Ajukan Gugatan Pilkada Rohul ke MK RI
Rohul, Riau24.com -  Setelah dinyatakan kalah dalam Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten pada kamis (17/12/2015) lalu bertempat di Hotel Sapadia. Pasangan calon (paslon) Nomor urut 1 Hafit Syukri-Nasrul Hadi melalui Ketua Tim pemenangan Imam Zamroni mengungkapkan pihaknya telah resmi mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari Minggu (20/12/2015).
 
Imam Menegaskan alasan tim melakukan gugatan ke MK atas kemenangan paslon Nomor 2 Suparman-Sukiman pada sidang Pleno di tingkat Kabupaten, yakni, ada beberapa pihaknya menduga terjadi kecurangan. Atas dasar itu lah paslon melakukan gugatan ke MK.
 
"Kita menduga ada kecurangan di pada saat pencoblosan di Kecamatan Bonai Darussalam itu salah satunya. Untuk kecurangan lainya akan kita paparkan di Sidang MK mendatang," katanya (20/12/2015) saat dihubungi melalui via telepon.
 
Lebih lanjut dijelaskannya, ‎pihaknya juga sudah mengumpulkan bukti-bukti hingga  30 sampai 31 Desember mendatang. Namun keputusan tetap pada MK, apakah gugatan pihaknya diterima atau tidak. 
 
Bila bukti-bukti yang telah dikumpulkan diterima oleh MK, tentunya akan berlanjut ke persidangan. Melalui persidangan MK tersebutlah nantinya akan keluar siapa yang menjadi Bupati.
 
"Untuk kesiapan kita, ‎kita sudah menyiapkan pengacara baru dari internal partai. Yakni, partai Demokrat dan Partai keadilan Sejahtera (PKS). Kita liat saja nanti, semoga gugatan kita diterima," ungkapnya.
 
R24/awa/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Dipo
Senin, 25 Januari 2016 14:29 wib
Semua sdh ditentukan oleh Allah .Allah akan sdh memilih bupati yg amanah atau yg angkara murka.kita hanya bisa menerima putusanya.
Ulong
Sabtu, 23 Januari 2016 19:50 wib
Buat kerjaan aj tinyo pak hafit tu,terima ajalah kekalahan kita , tu namana baru manusia pemimpin, janji diap kalsh diap menang toh ternyata apaa. Buat sakit hati aj tu lagi pak hafit
Ucok
Rabu, 13 Januari 2016 10:21 wib
Namanya politik yg kalah pasti mencari kesalahan yang menang
Dobet
Selasa, 12 Januari 2016 10:47 wib
Seblum ketok palu mk siapa pemenang jangan bangga dulu,sedetik menjelang pernikahan masih bisa di perjuang kan
Armen
Kamis, 07 Januari 2016 16:24 wib
liat aja sidang.. itu hak mereka
Kotul
Senin, 04 Januari 2016 19:03 wib
Siapapun yg menang itu adalah bupati kita bersama yg kita harapkan adalah adil dlm segala hal tanpa ada perbedaan
Pirdo
Jumat, 01 Januari 2016 08:39 wib
Sabar saja yang kalah,dan yg menang jngn berbangga hati.
Lelek
Kamis, 31 Desember 2015 16:15 wib
Buktikan saja lek semoga berhasil hehehehehe
Bima
Kamis, 31 Desember 2015 12:28 wib
Klau udah klah yaaa,,, sbaarrrrr.
Rini
Kamis, 24 Desember 2015 09:57 wib
yg menang itu adalah kebenaran kita tunggu aja keputusan mk
Parmin
Selasa, 22 Desember 2015 07:54 wib
susah monang di mk tu lonh
Ian
Senin, 21 Desember 2015 11:23 wib
hajar ngahhh
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru