riau24 Setya Novanto Menunggu Giliran Dipanggil Kejaksaan | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Setya Novanto Menunggu Giliran Dipanggil Kejaksaan

1
Ketua DPR Setya Novanto akan dipanggil Kejaksaan Agung jika yang bersangkutan dianggap perlu dipanggil untuk kasus Freeport. (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia)
Berita Riau -  Setya Novanto Menunggu Giliran Dipanggil Kejaksaan
Jakarta, Riau24.com - Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan jajarannya masih memerlukan waktu menyelidiki dugaan pemufakatan jahat yang dilakukan bekas Ketua DPR Setya Novanto. Kejaksaan Agung telah menyelidiki dugaan ini sejak awal Desember (1/12/2015) lalu.

Prasetyo menuturkan jajarannya masih melengkapi bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke penyidikan. Perkara ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan apabila bukti permulaan dianggap cukup dan jaksa telah melakukan ekspos hasil penyelidikan.

Kejaksaan juga belum menetapkan tersangka dalam perkara ini. "Lihat nanti. Pasti nanti akan mengarah kesana," kata Prasetyo di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Hingga saat ini, Kejaksaan Agung masih belum meminta keterangan Setya Novanto. Padahal, Setya diduga melakukan pemufakatan jahat yang dapat berujung pada tindak pidana korupsi, sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


"Belum (ada pemanggilan Setya). Kami masih memanggil yang lain," ujarnya.

Dia mengungkapkan nantinya penyelidik akan memanggil kembali Pengusaha minyak Riza Chalid. Jadwal pemanggilan akan diserahkan sepenuhnya ke penyelidik. Riza diduga turut melakukan pemufakatan jahat bersama Setya di proses perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Sebelumnya, Kejaksaan telah meminta keterangan Menteri ESDM Sudirman Said. Dia yang mengungkapkan adanya dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden oleh anggota dewan di perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.


Diduga, pencantutan itu untuk mendapatkan saham dari kontrak karya yang baru akan berakhir pada 2021 mendatang. Kejaksaan juga telah memeriksa Bos PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Alat bukti rekaman asli pembicaraan Maroef, Setya dan Riza saat ini masih dipegang kejaksaan. Rekaman itu diserahkan langsung Maroef ke Kejaksaan.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 29 Oktober 2017 12:24 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3A8oyea.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru