riau24 El Syabrina: 200 Hektar untuk Sentra Kedelai ini Dipersiapkan Pemko  | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

El Syabrina: 200 Hektar untuk Sentra Kedelai ini Dipersiapkan Pemko 

0
Berita Riau -  El Syabrina: 200 Hektar untuk Sentra Kedelai ini Dipersiapkan Pemko 
Pekanbaru, Riau24.com - Dinas Pertanian Peternakan (Distanak) Pekanbaru bakal ngembangkan budidaya tanaman kedelai. Saat ini, Pemerintah Pusat bersedia mengucurkan dana APBN untuk pengembangan 200 hektar lahan di Pekanbaru. 
 
Demikian sebut Kepala Distanak Pekanbaru El Syabrina menjawab wartawan, Selasa (22/12/2015), ketika ditemui. Dikatakanya, tahun 2016 mendatang Distanak Pekanbaru kembangkan budidaya tanaman kedelai. Program ini dana berasal dari pemerintah Pusat.
 
"Guna memotivasi petani dalam bercocok tanam. Pihaknya telah menyiapkan beberapa kecamatan di Pekanbaru ini dijadikan sentra kedelai. Ini dilakukan bertujuanya agar makin semangat menanam dan ketika mereka panen, maka dana tesebut dapat diguna untuk pengembangan," katanya.
 
Mantan Kadis Disperindag Kota Pekanbaru ini, pada program ini diperuntukkan pengembangan pangan berupa Padi, Jagung dan kedelai. Lantaran di Pekanbaru tidak ada bercocok tanam berupa Padi, maka yang dikembangkan dua tanaman saja, jagung dan kedelai.
 
Untuk budidaya kedelai ini akan ditanam pada lahan seluasan 200 hektar melalui dana APBN. Yang dedangkan untuk lokasinya, ada tersebar di beberapa Kecamatan, yaitu Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Marpoyan Damai, Rumbai dan Rumbai Pesisir.
 
Program tanaman kedelai ini ujar Syabrina, dilahannya masyarakat sedangkan dari pihak pemerintah membantu bibit dan pupuk. Tentu diharapkan dengan ada program ini ditahun 2016, Kota Pekanbaru juga bisa mencapai swasembada pangan. Khususnya ini tingkatkan produksi komoditas jagung dan kedelai.
 
Dketahui masa tanam 2014/2015, para petani beberapa daerah ada mengalami gagal panen, diakibat bencana kekeringan (El-Nino) dan dampaknya turut berimbas pada harga-harga pangan terutama beras. Dari data Badan Urusan Logistik (Bulog) divre Riau dan Kepri, Provinsi Riau hanya mampu memenuhi kebutuham beras lokal 1 persen.
 
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, beras didatangkan dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) hingga Lampung. Sedangkan Pekanbaru bergantung 100 persen dari daerah sentra beras, sehingga rawan terjadinya lonjakan harga bila panen terganggu.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru