riau24 Menteri Rini: Komisaris Pelindo II di Balik Pemecatan RJ Lino | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Menteri Rini: Komisaris Pelindo II di Balik Pemecatan RJ Lino

0
Menteri BUMN Rini Soemarno menjawab sejumlah pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (26/10). (Antara Foto/Widodo S Jusuf)
Berita Riau -  Menteri Rini: Komisaris Pelindo II di Balik Pemecatan RJ Lino
Jakarta, Riau24.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan telah memberhentikan Richard Joost Lino dan Ferialdy Noerlan dari jajaran direksi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II. Namun, ia berkilah, pemecatan keduanya merupakan desakan dari jajaran Dewan Komisaris Pelindo II karena mempertimbangkan proses hukum yang menimpa keduanya. 

"Dewan Komisaris  sesuai dengan prosedur telah menyampaikan pertimbangannya kepada Kementerian BUMN.  Langkah Dewan Komisaris ini dilakukan untuk  memastikan bahwa kegiatan perseroan berjalan dengan optimal," ujar Rini Soemarno melalui keterangan pers Kementerian BUMN, Rabu (23/12/2015). 

Menurut Rini, Dewan Komisaris Pelindo II telah menyampaikan pandangan agar Direktur Utama RJ Lino  dan Direktur Ferialdy Noerlan tidak dibebani tugas untuk mengelola perusahaan karena masalah hukum yang dihadapinya.

Menanggapi surat Dewan Komisaris tersebut, lanjut Rini, Kementerian BUMN melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memutuskan untuk memberhentikan keduanya  dengan hormat. 

“Biarlah mereka dapat berkonsentrasi menyelesaikan kasus hukum masing-masing," kata Rini. 

Sehubungan dengan itu, Menteri BUMN memerintahkan kepada Dewan Komisaris Pelindo II untuk menunjuk anggota direksi yang ada untuk menjabat sementara sebagai pelaksana tugas direktur utama dan direktur sampai terpilih yang baru. 

Berikut jajaran Dewan Komisaris PT Pelindo II: 
  • Luky Eko Wuryanto (Komisaris Utama)
  • M Djalil Yusuf
  • Albert Inkiriwang
  • Retno Pudji Budi Astuti
  • Gunadi
  • Agus Suharyono

Sebelumnya, RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pengadaan Quay Container Crane pada 2010. Sementara  Ferialdy Noerlan dinyatakan sebagai tersangka untuk kasus pengadaan mobil crane 2013 oleh Bareskrim Polri.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru