riau24 Pintu Ruangan Di DPRD Riau ini akan Pakai Finger Print | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pintu Ruangan Di DPRD Riau ini akan Pakai Finger Print

0
Salah Satu Pintu Diruangan DPRD Riau Dipasang Finger Print
Berita Riau -  Pintu Ruangan Di DPRD Riau ini akan Pakai Finger Print
Pekanbaru, Riau24.com - Pintu-pintu setiap ruangan DPRD Riau ini akan dipasang atau dilengkapi alat absensi yang berupa sidik jari (finger print). Pemasanganya alat ini sedang berlangsung dikerjakan salah satu perusahaan pemenang proyek. 
 
Kondisi tersebut sesuai pantauan lapangan wartawan, di gedung ini.
Semua ruangan, khususnya yang ruang komisi serta ruangan rapat, dan pimpinan DPRD Riau. Begitu juga halnya ini ruangan keuangan pun dipasangkan alat tersebut. Ini dengan dalih untuk absesni, serta untuk keamanan.
 
Rencana ini memang pernah ada diwacanakan Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau guna memantau absensi anggota serta keamanan. Alat ini akan mulai memfungsikan pada awal tahun 2016. Alat inipun dikabarkan, hanya absensi pada anggota DPRD Riau bahkan staff diruangan terkait.
 
"Kami disini hanya bekerja untuk memasangkan alat finger print ini. Dan kegunaannya ini tentu untuk absensi yang sesuai tertera pada buku panduan. Kalau kegunaanya bagi anggota DPRD Riau ataupun itu staf di Sekwan. Tentunya kami tidak tahu pasti. Sebab disini kami memasang," ujarnya.
 
Pekerja yang meminta namanya ini tidak disebutkan, mengatakan, sebaiknya itu tanyakan pada para anggota DPRD Riau atau Sekwan Riau. Karena sambungnya, tugas memasangkan alat ini, diperintah oleh 'tuan rumah'. Maka tanyakan itu ke mereka.
 
Seperti dilansir berita sebelumnya itu disampaikan Ketua BK DPRD Riau Taufik Arrakhman. Diwacana buat absensi kehadiran memakai model baru, bukan absensi yang manual seperti sekarang. "Untuk mengetahui tingkat absensi atau kehadiran anggota. Ada absensi baru," kata Taufik.
 
Penegasan disampaikanya Taufik pada wartawan, Selasa (11/8), di Pekanbaru. Dikatakannya, sistem model baru dimaksudkan adalah , menampilkan atau menempelkan rekap absensi. Tentu hal ini untuk mendukung akan keterbukaannya informasi. Sehingganya itu terlihat dengan transparan.
 
Sistem absensi ini ungkap Taufik, sudah dilaksanakan oleh DPR RI, dan beberapa DPRD provinsi lain di Indonesia. Maka, transparansi ini dapat menggugah hati anggota DPRD untuk berbuat lebih banyak didalam menjalankan tugas-tugas dan amanah sebagai wakil rakyat dilembaga ini.
 
Disinggung kapan diberlakukanya sistem absensi ini ? Taufik sebut, untuk semua itu masih menunggu penganggaran pembelian berupa peralatan (alat peraga, red) yang saat ini sudah disusun dan masuk didalam APBDP 2015. Jadi, kalau setelah anggaran disahkan, maka ini dilaksanakan.
 
"Usulan anggaran untuk absensi ini sudah kita masukkan dan kini tinggal pengesahan pada APBDP 2015. Sebab peralatanya ini juga butuh dana. Setelah disahkannya anggaran itu, dan peralatan akan dipasang. Sehingganya sistem ini bisa diberlakukan dengan segera mungkin," ujarnya. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru