riau24 Pendakian Merapi di Malam Tahun Baru Dibatasi 2.500 Orang | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pendakian Merapi di Malam Tahun Baru Dibatasi 2.500 Orang

0
Sejumlah pendaki menikmati keindahan alam dari bibir kawah Gunung Merapi. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Berita Riau -  Pendakian Merapi di Malam Tahun Baru Dibatasi 2.500 Orang
Yogyakarta, Riau24.com - Gunung Merapi yang masuk dalam Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menjadi buruan pendaki di malam tahun baru. Demi keamanan, jumlah pendaki Gunung Merapi saat malam pergantian tahun pun dibatasi. 

Kepala sub bagian tata usaha TNGM Tri Atmojo mengatakan, jumlah pendaki saat malam Tahun Baru 2016 dibatasi 2.500 orang. Untuk memastikan jumlah tersebut pihaknya akan menempatkan para personel di beberapa titik sekaligus untuk pengamanan selama pergantian malam tahun baru.

"Kuota 2.500 orang untuk malam tahun baru nanti," ujar Tri, Minggu (27/12/2015).

Ia mengatakan, selama pengamanan pihaknya dibantu relawan dan Tim Search And Rescue (SAR). Petugas TNGM dan relawan akan bertugas di tiap pos dan beberapa titik mulai dari New Selo hingga puncak. Sebelum naik pendaki akan dicatat dan diperiksa di pos Selo, Boyolali. Para pendaki harus melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum naik ke puncak.

"Petugas kita ada 25 orang lalu teman-teman relawan ada sekitar 75 dari Barameru, Boyolali, Klaten, dan lainnya," ujar dia.
Taat Aturan

Tri mengatakan selama pendakian ada beberapa hal yang harus ditaati pendaki. Pertama pendakian tidak boleh sampai puncak dan hanya sampai pasar Bubrah saja. "Sesuai dengan rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pendaki hanya bisa sampai pasar Bubrah. Kami mengimbau agar pendaki mematahui peraturan yang berlaku," imbuh Tri.

Kedua, lanjut dia, pendaki harus membawa peralatan yang komplit karena musim hujan maka beberapa penggal jalur pendakian menjadi licin. 

"Ketiga pendaki tidak boleh melakukan aksi vandalisme. Jika ditemukan pendaki melakulan vandalisme maka akan diberi sanksi seperti membersihkan vandalisme dan tidak boleh mendaki," tegas Tri.

Pendakian Gunung Merapi sudah dibuka kembali pada 1 Desember 2015. Tri menjamin jalur pendakian selama malam tahun baru aman. Asal, para pendaki mentaati peraturan yang sudah ditetapkan petugas. "Kami berharap pendaki bisa mentaati peraturan yang berlaku, dan membawa peralatan seperti jas hujan, dan sepatu," tutup Tri.

R24/rno
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru