riau24 Demonstran di Corsica Serbu Tempat Ibadah dan Bakar Alquran | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Demonstran di Corsica Serbu Tempat Ibadah dan Bakar Alquran

1
Tempat ibadah di Corsica, Prancis, diserbu demonstran. | (Ist)
Berita Riau -  Demonstran di Corsica Serbu Tempat Ibadah dan Bakar Alquran
Ajaccio, Riau24.com - Para demonstran menyerbu tempat ibadah di Pulau Corsica, Prancis, dan membakar salinan Alquran. Penyerbuan yang dikutuk Pemerintah Prancis itu terjadi saat hari Natal, kemarin.

Aksi anarki pecah di saat Prancis memperketat pengamanan bagi warga yang sedang menikmati liburan. Terlebih warga Prancis masih dihantui rentetan serangan teror mengerikan di Paris 13 November 2015 lalu yang menewaskan 130 orang.
 
Perdana Menteri Perancis; Manuel Valls menulis kecaman di Twitter terkait kekerasandi Kota Ajaccio. ”Penodaan tidak dapat diterima,” katanya mengacu pada penyerbuan tempat ibadah Muslim itu.
 
Sebelum penyerbuan tempat ibadah, Kota Ajaccio sempat dilanda ketegangansetelah dua petugas pemadam kebakaran dan polisi terluka di lingkungan masyarakatberpenghasilan rendah ketika mereka diserang oleh beberapa pemuda berkerudung.
 
Setelah serangan itu, sekitar 150 orang berkumpul untuk memberikan dukungankepada polisi dan petugas pemadam kebakaran yang jadi sasaran serangan.
 
Kemudian, sekelompok orang yang memisahkan diri nekat menuju perumahanmasyarakat berpenghasilan rendah, tempat di mana kekerasan terjadi pada malam sebelumnya. Mereka meneriakkan slogan-slogan dalam bahasa Corsica. ”Arab keluar!," sekelompok orang itu. ”Ini rumah kami!,” lanjut teriakan mereka sebagaimana dilaporkan koresponden AFP, Sabtu (26/12/2015).

Di dekat perumahan itu terdapat sebuah ruang yang dijadikan tempat ibadah warga Muslim. Sekelompok demonstran lantas memecahkan pintu kaca dan menyerbutempat ibadah tersebut. Menurut pejabat setempat, Francois Lalanne, merekamenggeledah ruang dan membakar beberapa buku termasuk salinan Alquran. “Lima puluh buku doa dilempar keluar di jalan," kata Lalanne. Beberapa halaman, kata dia, dibakar.

French Council of the Muslim Faith (CFCM) atau Dewan Muslim Prancis di saat warga Muslim dan Kristen sama-sama berdoa di hari yang penting. Warga Muslim berdoa di hari kelahiran Nabi Muhammad sedangkan warga Kristen berdoa di hari Natal.

Menteri Dalam Negeri Prancis; Bernard Cazeneuve; mengatakan serangan di tempat ibadah warga Muslim menunjukkan tanda-tanda rasisme dan xenofobia”. Dia juga mengutuk serangan terhadap aparat keamanan dan penegak hukum di Corsica yang dilakukan sekelompok pemuda berkerudung.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 12:19 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru