riau24 Peredaran Narkotika di Rohul, Kasus Sabu Paling Menonjol | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Peredaran Narkotika di Rohul, Kasus Sabu Paling Menonjol

0
Kasat Narkoba AKP Dasril
Berita Riau -  Peredaran Narkotika di Rohul, Kasus Sabu Paling Menonjol
Rohul, Riau24.com - ‎Mulai Januari hingga akhir Desember 2015, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul)  75 perkara peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukumnya.

Kepala Polres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK,M.Hum, melalui Kepala Satres Narkoba Polres Rohul AKP Dasril mengungkapkan dari pengungkapan 75 perkara Narkoba, ada sekitar 109 pelaku atau tersangka diproses.

Rata-rata pelaku penyalahgunaan narkotika sendiri merupakan orang berusia dewasa, antara 20 tahun hingga 40 tahun.

"Kasus menonjol adalah peredaran narkotika golongan satu jenis sabu," ungkap AKP Dasril di kantornya, Selasa (29/12/2015).

Selain mengamankan 109 tersangka, sambung AKP Dasril, polisi turut mengamankan sabu sekira 330,25 gram atau sekira 3,3 ons. Sedangkan barang bukti berupa daun ganja kering diamankan 8.969,18 gram atau sekira 8,9 kilogram (kg).

Diakuinya, barang bukti Narkoba disita selama 2015 meningkat sekira 300 persen dari tahun sebelumnya, 2014. Terdiri, sabu 79,04 gram, sedangkan daun ganja kering 1.224,32 gram atau sekira 1,2 kg.

"Selama pengungkapan narkotika tahun 2014 ada sekira 50 perkara dengan 61 tersangka," jelasnya.

Selain menyita barang bukti narkotika jenis sabu dan daun ganja kering. Selama pengungkapkan perkara narkotika tahun ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lain dari 109 tersangka, terdiri handphone 77 unit, uang tunai Rp 41.878.000, sepeda motor 14 unit, dan kendaraan roda empat 3 unit.

Mantan Kapolsek Rambah Samo ini menambahkan bahwa barang bukti sabu terbanyak disita dari pengungakapan di Kecamatan Kunto Darussalam, yakni sekira 2 ons sabu.

AKP Dasril mengakui dalam meminimalisir angka peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, Polres Rohul rutin menosialisasi bahaya dan pencegahan Nakorba kepada masyarakat.

"Sosialisasi terutama kami lakukan kepada kalangan remaja, seperti di sekolah-sekolah dan tempat berkumpulnya remaja," tuturnya.

Dirinya mengimbau masyarakat Rohul untuk menjauhi narkoba. Kalangan orang tua juga diajak mengawasi aktivitas anaknya. Dan jika ada indikasi peredaran narkoba, masyarakat dimintanya tak takut untuk melaporkan ke pihak Kepolisian.

Diakuinya, dari beberapa pengungkapan perkara Narkoba di wilayah hukumnya tidak terlepas dari peran sejumlah masyarakat yang menginformasikan ke polisi. Dari itu ia mengharapkan kerjasama masyarakat untuk terus menginformasikan indikasi peredaran Narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kerahasiaan pelapor tidak akan kami ungkap. Jadi jangan takut melaporkan peredaran narkoba ke polisi," pungkas AKP Dasril.

R24/awa/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru