riau24 Polri: OPM Penyerbu Polsek Sinak Dipimpin Y dan TG | Berita Riau
Kamis, 23 November 2017

Polri: OPM Penyerbu Polsek Sinak Dipimpin Y dan TG

1
Ilustrasi penembakan. (Thinkstock/AlexaCramer)
Berita Riau -  Polri: OPM Penyerbu Polsek Sinak Dipimpin Y dan TG
Jakarta, Riau24.com - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, dua pemimpin penyerangan Polsek Sinak, Puncak Jaya, Papua berinisial Y dan TG. Mereka adalah dua pemimpin Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Sudah teridentifikasi kelompoknya yaitu dari kelompok OPM yang dipimpin oleh Y dan TG," kata Anton di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Untuk mengejar para pelaku penyerbuan, tim khusus telah dibentuk. Diperkirakan, pelakunya berjumlah 25 orang. 

Hari Minggu lalu, Polsek Sinak diserbu kelompok bersenjata. Akibat serangan ini, tiga orang polisi tewas yakni Brigadir Satu Ridho, Brigadir Dua Arman, dan Brigadir Dua Ilham. Sementara dua polisi lainnya mengalami luka-luka.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, aksi penyerangan ini disebabkan oleh kelalaian petugas yang berjaga di Polsek tersebut. Mereka dinilai tidak mematuhi standar operasi prosedur. Menurut Badrodin, para gerilyawan selalu mencari kelengahan pihak lawan.

"Namanya juga gerilya, cari kelengahan. Siapa yang lengah itu yang jadi sasaran mereka," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Badrodin mengatakan, siapapun bisa menjadi sasaran penyerangan tersebut, baik TNI, Polri, maupun masyarakat. Semua itu tergantung kebutuhan para gerilyawan. 

Karena itu, Badrodin mengimbau kepada seluruh jajarannya yang bertugas di Papua agar taat pada standar operasional prosedur. Polisi yang bertugas di Papua, tambahnya, memiliki resiko yang cukup tinggi. 

Penyerangan diduga dibantu oleh seorang yang selama ini sehari-hari bekerja di Polsek itu berinisial DK. Selama empat tahun DK bekerja di Polsek Sinak.

Polisi menduga, DK membukakan pintu belakang Polsek untuk kelompok bersenjata tersebut. Lima anggota polsek yang jadi korban saat itu tengah menonton televisi di ruang jaga.

"Pada saat situasi kritis dia (DK) bisa terpengaruhi sehingga bisa berbalik arah, bisa berkhianat. Ini suatu pelajaran bagi anggota Polri jadi harus berhati-hati memanfaatkan TBO (tim bantuan operasi) di sana," kata Badrodin. 

R24/rno 

Loading...

Bagikan : #Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Berita News24xx

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 29 Oktober 2017 12:49 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3A8oyea.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru