riau24 Masa Replanting Kelapa Sawit, Pemerintah Diminta Siapkan Teknologi Tepat Guna | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Masa Replanting Kelapa Sawit, Pemerintah Diminta Siapkan Teknologi Tepat Guna

0
Berita Riau -  Masa Replanting Kelapa Sawit, Pemerintah Diminta Siapkan Teknologi Tepat Guna
Pekanbaru, Riau24.com - Jelang memasuki masa replanting hal ini kelapa sawit, tentu akan menjadi kekhawatiran bagi para petani. Ini diharap adanya peran pemerintah untuk meringankan persoalan itu. Salah satunya dengan membuat atau memaksimalkan tekhnologi tepat guna. 
 
Demikian disampaikanya anggota DPRD Riau Markarius Anwar saat menjawab wartawan, hal tersebut berkaitan kebutuhan dari ekonomi masyarakat yang dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan. 
 
"Misalnya ada yang diupayakan dalam lahan yang seperempat hektar. Saya ada contoh itu untuk jeruk nipis. Ini saya sudah lihat sendiri ada petani binaan. Itu bahkan hasilnya bisa lebih bagus daripada sawit," katanya.
 
Kemudian juga bisa dilakukan hal lain seperti kolam ikan dan ternak itik. Inikan tekhnologi yang harus didukung Pemerintah Provinsi untuk memenuhi dan meringankan masalah ekonomi mereka. Kalau harus menunggu sawit berbuah itu 4 sampai 5 tahun.
 
Hal inilah yang saat ini menjadi keluhan sejumlah masyarakat perkebunan kelapa sawit saat anggota DPRD Riau, Markarius Anwar melakukan reses di daerah pemilihan (Dapil) nya di Kabupaten Siak dan Pelalawan. Dimana dirinya melakukan reses di Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Lesung, Pangkalan Krinci dan Dusun Kampung Baru, Kecamatan Dayun, Siak.
 
Menurut Markarius Anwar, hal tersebut berkaitan kebutuhan ekonomi masyarakat yang dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan. "Yang menjadi keluhan masyatakat saat turun reses adalab mengenai replenting kelapa sawit. Replanting inikan kelapa sawit harus dicabut, harus ditumbangi. Ini kaitannya dengan ekonomi mereka selama empat atau lima tahun kedepan," kata Markarius.
 
Anggota Komisi E DPRD Riau ini, mengatakan, disamping itu juga persoalan modal para petani juga menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk kembali mengelola kebun kelapa sawit. Selama ini, mereka menyicil ke bank selama 20 tahun, paling yang mereka nikmati hanya 5 tahun saja.
 
"Nah, berkaitan dengan itu mereka juga mengeluhkan permodalan. Kalau mereka minjam ke Bank lagi artinya ini harus menyicil lagi 20 tahun," ujarnya. Untuk itu, menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini perlu ada dukungan dan tindakan untuk memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan tersebut. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru