riau24 Disnakertrans Pelalawan Bentuk Tim Pansus Perda IMTA | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Disnakertrans Pelalawan Bentuk Tim Pansus Perda IMTA

0
Drs. Nasri Fiesda, M.Si - Kepala Disnakerstran Pelalawan
Berita Riau -  Disnakertrans Pelalawan Bentuk Tim Pansus Perda IMTA

Pelalawan, Riau24.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pelalawan Drs. Nasri Fiesda, M.Si mengaku bahwa pihaknya kini sedang membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus) untuk berlakukan penerapan Perda Izin Mempekerjakan Tenaga Asing yang ada disetiap perusahaan di Kabupaten Pelalawan. Setelah itu baru Tim Pansus Perda Imta Disnakerstran akan mensosialisasikan Perda Imta pada setiap perusahaan yang mempekerjaan TKA di Pelalawan.

Pengakuan itu diungkapkan Kepala Disnakerstran Pelalawan Drs. Nasri Fiesda, M.Si pada hari Kamis (31/12/2015) di Pangkalan Kerinci.Dituturkan Nasri, sekarang ini dari hasil pendataan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dilakukannya terdapat sebanyak 111 TKA yang bekerja di disejumlah perusahaan besar yang beroperasi dikabupaten Pelalawan.

”Dari jumlah TKA itu terdapat 70 persen bekerja di PT RAPP, dan 30 persen TKA bekerja di PT. Mitra Sari Prima, PT Adie Plantation & Industri, PT Musim Mas,PT Gandaerah,PT Agrita Sari Prima. Pada masing-masing perusahaan yang pekerjakan TKA itu,kita akan sosialisasikan Perda Imta tersebut terkait retribusi TKA sebesar 100 US Dolar perbulannya dan kslsu setahunnya sebesar 1200 US Dolar per TKA-nya yang akan menjadi pemasukan keuangan PAD bagi Pemkab Pelalawan kedepannya," terang Nasri.

Selama ini sebut Nasri, retribusi IMTA pada semua TKA yang ada bekerja setiap perusahaan di Pelalawan ditagih langsung Pemerintah Provinisi Riau.Hal itu dilakukan Pemprov Riau karena Pemkab Pelalawan belum terbitkan Perda Imta. “Dengan telah diterbitkannya Perda Imta oleh Pemkab dengan pihak DPRD Pelalawan maka pada tahun ini penerapan Perda IMTA akan akan kita mulai diberlakukan pada setiap TKA yang ada di Kabupaten Pelalawan,” tegasnya.

Kini lanjut kadisnakertrans, Perda IMTA kondisinya masih dalam tahap direvisi pihak Pemprov Riau yang diajukan pihak Pemkab Pelalawan baru-baru ini kepemprov Riau. "Sekarang ini kita masih menunggu hasil revisi Perda IMTA dilakukan Pemprov Riau tersebut. Kemungkinan revisi Perda Imta itu tuntas direvisi Pemprov Riau awal Januari 2016 ini. Jika telah selesai direvisi Perda Imta ini maka tentu akan kita mulai terapkan pada setiap TKA yang ada di setiap Pelalawan yang mempekerjakannya," ungkap Kepala Disnakertrans Pelalawan.

Apabila Perda IMTA sudah diberlakukan, jelas Kadisnakertrans, bisa dipastikan realisasi penerimaan daerah yang cukup meningkat nantinya. Perda Imta ini akan memberikan potensi pemasukan keuangan sangat besar bagi PAD Pelalawan dari restribusi 111 tenaga kerja asing yang bekerja di Kabupaten Pelalawan. Dari jumlah TKA itu, retribusi dana PAD akan berikan pemasukan keuangan ke Pemkab Pelalawan setiap tahunnya sebesar sekitar Rp 600 juta nantinya.

”Untuk itu, dengan akan diberlakukan Perda Imta itu, kita minta pada seluruh perusahaan yang memperkerjakan tenaga asing supaya melaporkan segera jumlah TKA-nya pada pihak Disnakertrans Pelalawan. Kita minta pada setiap perusahaan di Pelalawan supaya mentaati Perda Imta ini. Kalau ada TKA yang membandel dan tidak mau mentaati aturan Perda Imta ini tentu akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku seperti dengan melarangnya kerja di Pelalawan kedepanya,” tegas Nasri.

R24/awa/shi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru