riau24 Merasa Ditampar AS, Iran Bakal Bikin Rudal yang Melesat 5.000 Km | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Merasa Ditampar AS, Iran Bakal Bikin Rudal yang Melesat 5.000 Km

1
Iran akan membuat rudal yang melesat 5.000 km untuk merespons ancaman sanksi AS. | (Reuters)
Berita Riau -  Merasa Ditampar AS, Iran Bakal Bikin Rudal yang Melesat 5.000 Km
Teheran, Riau24.com - Iran merespons cepat ancaman sanksi baru yang akan dijatuhkan Amerika Serikat (AS) atas tuduhan Iran menguji coba rudal balistik yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Iran yang merasa “ditampar” AS tidak gentar dan justru akan mengembangkan rudal yang bisa melesat sejauh 5.000 kilometer (km).
 
Kesiapan Iran mengembangkan rudal berdaya jangkau sejauh itu terungkap dari surat yang ditulis Sekretaris Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei. Surat itu muncul beberapa menit setelah Gedung Putih menunda penjatuhan sanksi baru terhadap Teheran.
 
Iran telah membongkar ribuan sentrifugal untuk membuktikan haknya gunamemperkaya uranium. Sanksi baru datang sebagai tamparan untuk negara kita,” kataRezaei dalam sebuah surat untuk Presiden Iran, Hassan Rouhani, seperti dikutip kantor berita Mehr, semalam.
 
AS akan menyesali perilakunya dan menyadari bahwa tindakan tersebut tidak ada manfaatnya,” lanjut RezaeiRezaei juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rouhani yang dengan cepat merespons ancaman AS.

Sanksi baru dari Washington sejatinya telah disiapkan oleh Departemen Keuangan AS. Sanksi itu menargetkan sekitar 12 perusahaan dan individu yang dianggap berperan dan mendukung program rudal Iran.
 
Sebagai tanggapan, Presiden Rouhani memerintahkan Menteri Pertahanan-nya untuk memperluas program rudal Iran. Menurut Rouhani, negaranya memiliki hal untuk terus mengembangkan rudal, karena setiap rudal Iran dibuat tidak untuk membawa hulu ledak nuklir.
 
Rudal canggih Iran dilaporkan bisa menimbulkan ancaman terhadap Kamp Guntur Cove, di sebuah pangkalan udara kecil yang terisolasi di Samudera Hindia. Ancaman AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran dipicu oleh uji coba rudal balitik Iran pada bulan Oktober 2015. Uji coba itu dianggap melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, yang memerintahkan pembatasan pengembangan rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Namun, secara mengejutkan Gedung Putih memilih menundan penjatuhan sanksi terhadap Teheran. Hal itu membuat Kongres AS marah.

R24/rno 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 12:20 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru