riau24 Hanya 15 Pangkalan Elpiji Kena Sanksi Disperindag Pekanbaru | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Hanya 15 Pangkalan Elpiji Kena Sanksi Disperindag Pekanbaru

0
Berita Riau -  Hanya 15 Pangkalan Elpiji Kena Sanksi Disperindag Pekanbaru
Pekanbaru, Riau24.com - Ditahun 2015 ini, hanya 15 unit pangkalan elpiji mendapatkanya sanksi pihak Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru. Namun itu, selama ini banyak pangkalan disinyalir masih berbuat curang.
 
Bahkan dengan menyalurkan gas elpiji pada pengecer dengan cara menaikkan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan. Hal pelanggaran lainnya yaitu kurangi isi takaran gas tersebut, sehingga merugikan masyarakat konsumen pemakai gas elpiji ini.
 
"Selama tahun 2015 itu, kami ada memberikan sanksi 15 pangkalan di Kota Pekanbaru. Itu data yang dikeluarkan Disperindag. Lain hal yang juga diberi sanksi Pertamina dan jikalau tidak salah, itu jumlah ada diatas 20 pangkalan," ungkap Mas Irba H Sulaiman.
 
Ini disampaikanya Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, menjawab wartawan.
Lebih lanjut Mas Irba mengatakan sanksi-sanksi diberikan itu cukup beragam. Yaitu mulai itu skorsing penyuplaian gas bersubsidi serta ada juga Pemutusan Hubungan Perindustrian (PHP). 
 
"Kalau berupa teguran, ini sudah sering dilakukan," kata dia seraya tegaskan, kalau sanksi berat bisa dikenakan, karena mereka sudah kena tegur tapi masih melakukan kecurangan dalam penjualan elpiji tersebut.
 
Dikatakannya, pangkalan banyak kena sanksi berada di Kecamatan Tenayan Raya. Sisanya berada di Kecamatan Tampan dan ada juga di Marpoyan Damai. Lebih lanjut disebutkan, hingga saat ini jumlah pangkalan yang sudah diverifikasi Disperindag Pekanbaru sebanyak 657 pangkalan.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru